Sumatera Utara - Upaya pencegahan kanker serviks menjadi perhatian serius di Sumatera Utara. Melalui kolaborasi Korpri dan Biofarma, digelar vaksinasi HPV bagi Aparatur Sipil Negara.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para ASN. Ratusan peserta mengikuti vaksinasi sebagai langkah perlindungan dini.
Program ini dinilai penting mengingat tingginya kasus kanker serviks di Sumut. Data menunjukkan penyakit ini menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi.
Baca juga: Gebyar Pendidikan Sumut Tutup dengan Meriah, Wacana Agenda Tahunan Menguat
Menurut perwakilan Biofarma, kasus kanker serviks menempati posisi kedua setelah kanker payudara. Hal ini mendorong pentingnya pencegahan sejak awal.
Sebagai langkah awal, sekitar 100 ASN menerima vaksin dosis pertama. Selanjutnya, mereka akan mendapatkan dosis lanjutan.
Program ini tidak berhenti pada satu tahap. Biofarma dan Korpri membuka peluang bagi ASN lain untuk ikut serta.
Jika antusiasme tetap tinggi, pelaksanaan vaksinasi akan diperluas. Peserta yang belum mengikuti dosis pertama masih memiliki kesempatan.
Salah satu peserta, Nesya Sabrina, menilai vaksinasi sangat penting. Ia menyebut perempuan memiliki risiko tinggi terhadap kanker serviks.
Pengalaman pribadi menjadi alasan kuat baginya untuk ikut program ini. Ia pernah mendampingi anggota keluarga yang menderita penyakit tersebut.
Menurutnya, banyak kasus baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut. Kondisi ini membuat penanganan menjadi lebih sulit.
Baca juga: Cegah Stunting, Airin Rico Waas Ajak Ibu Prioritaskan ASI Eksklusif
Karena itu, vaksinasi dianggap sebagai langkah pencegahan yang efektif. Upaya ini diharapkan dapat menekan angka kasus di masa depan.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen menjaga kesehatan ASN. Dengan kondisi tubuh yang sehat, kinerja pun dapat lebih optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA