Sumatera Utara - Pemerintah terus mendorong peningkatan konektivitas daerah melalui pembangunan infrastruktur jalan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
Peresmian jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi dilaksanakan pada Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan tersebut dipusatkan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, dan diikuti secara daring oleh sejumlah kepala daerah.
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution turut mengikuti peresmian tersebut dari Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut di Medan.
Pada kesempatan itu, empat paket jalan daerah di Sumatera Utara yang dibangun melalui IJD Tahun Anggaran 2025 juga resmi dioperasikan. Total panjang jalan yang diresmikan mencapai 7,10 kilometer.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi.
Baca juga: Pemko Medan Terbuka pada Program Perbankan yang Menguntungkan Masyarakat
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumut Hardy Siahaan, Kepala Dinas BMBKCK Sumut Chandra Dalimunthe, serta sejumlah kepala daerah.
Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum, empat ruas jalan yang diresmikan meliputi Jalan Batas Kota Tebingtinggi–Sibulan di Kabupaten Serdangbedagai sepanjang 2 kilometer.
Selain itu terdapat Jalan Simpang Mangga–Tugu Sujono di Kabupaten Simalungun sepanjang 1,12 kilometer. Kemudian Jalan Sirongit–Lancang di Kabupaten Toba sepanjang 1,7 kilometer.
Ruas lainnya adalah Jalan Jenderal Sudirman di Kota Tebingtinggi dengan panjang 2,28 kilometer. Keempat ruas tersebut termasuk dalam skema Single Year Contract atau kontrak tahun tunggal.
Sementara itu, pembangunan jalan melalui skema Multi Years Contract masih berlangsung di berbagai daerah. Terdapat 19 ruas jalan yang tersebar pada 13 kabupaten dan kota yang masuk dalam program tersebut.
Meski sebagian proyek masih berjalan, mayoritas progres fisiknya telah mencapai 100 persen. Hal ini menunjukkan pembangunan infrastruktur terus bergerak untuk meningkatkan aksesibilitas antarwilayah.
Usai mengikuti peresmian, Bobby Nasution mengadakan pertemuan dengan Kepala BBPJN Sumut guna membahas pembangunan jalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Menurut Bobby, masih terdapat sejumlah ruas jalan nasional yang membutuhkan perhatian. Mengingat panjang jalan nasional di Sumut mencapai sekitar 2.600 kilometer, perbaikan harus dilakukan secara bertahap.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA