Sumatera Utara - Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas menekankan pentingnya pemberian ASI eksklusif. Hal ini dianggap sebagai langkah awal menciptakan generasi sehat.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam seminar di RSIA Stella Maris. Kegiatan ini juga diikuti para kader dari berbagai kecamatan.
Menurut Airin, ASI bukan hanya sekadar asupan nutrisi. Lebih dari itu, ASI merupakan perlindungan alami bagi bayi. Ia mengajak para ibu untuk menjadikan ASI eksklusif sebagai pilihan utama. Hal ini penting bagi masa depan anak.
Airin juga menyampaikan kondisi stunting di Kota Medan. Masih terdapat balita yang mengalami kondisi tersebut.
Ia menjelaskan bahwa stunting disebabkan oleh kekurangan gizi kronis. Selain itu, pola asuh yang kurang tepat juga menjadi faktor.
Baca juga: Momentum May Day 2026, Pemprov Sumut Fokus Lindungi dan Sejahterakan Buruh
Pemberian makanan padat terlalu dini menjadi salah satu penyebab. Hal ini perlu menjadi perhatian para orang tua.
Airin merujuk pada rekomendasi WHO terkait ASI eksklusif. Pemberian ASI selama enam bulan dinilai penting untuk mencegah stunting.
Ia menyebut bahwa hal tersebut merupakan investasi jangka panjang. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Namun, ia juga menyadari bahwa menyusui tidak selalu mudah. Banyak ibu menghadapi tantangan fisik maupun emosional.
Karena itu, ia menekankan pentingnya dukungan dari keluarga. Peran suami dan tenaga kesehatan sangat dibutuhkan.
Airin juga mengapresiasi kehadiran konselor laktasi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka membantu memberikan solusi praktis.
Baca juga: Hardiknas 2026, Fokus pada Kesejahteraan Guru dan Fasilitas Pendidikan
Ia berharap edukasi seperti ini dapat terus dilakukan. Dengan begitu, para ibu semakin percaya diri dalam memberikan ASI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan