Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 07 MEI 2026 • 10:02 WIB

Jalur Evakuasi dan Mitigasi Jadi Fokus Pengurangan Risiko Bencana di Sumut

Jalur Evakuasi dan Mitigasi Jadi Fokus Pengurangan Risiko Bencana di SumutSulaiman Harahap saat menerima audiensi pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Meda

Sumatera Utara - Upaya memperkuat mitigasi bencana di Sumatera Utara terus didorong Pemerintah Provinsi Sumut. Salah satu langkah yang dilakukan ialah mempererat kolaborasi dengan berbagai elemen yang tergabung dalam Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, menilai kerja sama lintas profesi sangat penting dalam menghadapi ancaman bencana di daerah yang memiliki tingkat kerawanan geografis cukup tinggi tersebut.

Hal itu disampaikan Sulaiman saat menerima audiensi pengurus FPRB Provinsi Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (6/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Sulaiman mengapresiasi keterlibatan para aktivis, akademisi, pengusaha, hingga relawan yang selama ini aktif membantu penanggulangan bencana di Sumut.

Baca juga: Cegah Kanker Serviks, ASN Sumut Ramai Ikuti Program Vaksinasi HPV

Menurutnya, kondisi geografis Sumut yang banyak didominasi kawasan tebing dan perbukitan di sekitar jalan menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, mitigasi harus menjadi perhatian utama.

Ia menyebut tidak semua bencana dapat diprediksi dengan mudah. Namun, risiko yang muncul tetap bisa ditekan melalui kesiapan dan perencanaan yang matang.

Sulaiman juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam memetakan wilayah rawan bencana. Langkah tersebut dianggap mendesak mengingat Sumut pernah menghadapi berbagai jenis bencana, mulai dari hidrometeorologi hingga tsunami.

Selain pemetaan, ia mendorong FPRB menyusun konsep jalur evakuasi yang efektif. Jalur mitigasi dinilai penting untuk membantu masyarakat saat menghadapi situasi darurat, baik di wilayah daratan maupun pesisir.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita mempersiapkan mitigasi agar risiko yang timbul bisa ditekan,” ujar Sulaiman dalam audiensi tersebut.

Sementara itu, Ketua FPRB Sumut Bahdin Nur Tanjung menjelaskan forum yang dipimpinnya terdiri dari berbagai unsur masyarakat. Mulai dari pengusaha, media massa, relawan, hingga akademisi.

Menurut Bahdin, keberadaan FPRB merupakan amanah undang-undang terkait kebencanaan. Forum ini dibentuk sebagai wadah koordinasi dalam upaya penanggulangan bencana di daerah.

Baca juga: Angka 9.759 Bukan Final, Pemprov Sumut Tegaskan Proses Masih Berjalan

Ia juga menyampaikan bahwa FPRB telah terlibat langsung dalam sejumlah penanganan bencana di berbagai daerah di Sumut, seperti Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Langkat.

Melalui audiensi tersebut, FPRB berharap mendapatkan arahan lebih lanjut dari Pemprov Sumut dalam menyusun konsep mitigasi yang lebih komprehensif ke depan.

Bahdin menegaskan pihaknya siap mendukung langkah pemerintah demi meningkatkan keselamatan masyarakat serta mengurangi risiko bencana di Sumatera Utara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jalur Evakuasi dan Mitigasi Jadi Fokus Pengurangan Risiko Bencana di Sumut

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!