Kamis, 21 MEI 2026 • 09:23 WIB

Penguatan SDM ASN Jadi Fokus Pemprov Sumut Tingkatkan Pelayanan

Author

Surya saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Rabu (20/5/2026). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menegaskan pentingnya penguatan reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas aparatur sipil negara. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Rabu (20/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Surya meminta seluruh peserta pelatihan mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan kerja masing-masing. Menurutnya, birokrasi saat ini harus mampu bergerak cepat dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.

Ia menilai peningkatan kapasitas ASN menjadi langkah penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Pemerintah Provinsi Sumut, kata Surya, terus berupaya menghadirkan birokrasi yang profesional dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Kita ingin menghadirkan birokrasi yang profesional, melayani, adaptif terhadap perubahan, serta mampu mempercepat pembangunan daerah,” ujar Surya.

Baca juga: Menjelang Iduladha, Sumut Jaga Stabilitas Pasokan Hewan Kurban

Selain profesionalisme, Surya juga mengingatkan pentingnya penerapan nilai ASN BerAKHLAK dalam menjalankan tugas sehari-hari. Nilai integritas, loyalitas, disiplin, hingga orientasi pelayanan publik dinilai harus menjadi fondasi utama ASN.

Menurutnya, masyarakat kini menginginkan pelayanan publik yang cepat, efektif, dan mampu memberikan solusi nyata. Karena itu, ASN dituntut hadir sebagai pelayan masyarakat yang memberikan kepastian dan kemudahan.

Surya juga menegaskan bahwa peserta PKN merupakan sosok pemimpin di instansi masing-masing. Kesempatan pelatihan tersebut diminta dimanfaatkan untuk memperkuat kapasitas diri sekaligus membangun jejaring kolaborasi.

Ia berharap para peserta mampu menghasilkan proyek perubahan yang implementatif dan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik maupun pembangunan daerah.

Sementara itu, Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN RI Triwidodo Wahyu Utomo menyampaikan bahwa kepemimpinan adaptif menjadi kebutuhan penting di tengah situasi yang semakin kompleks.

Menurutnya, daerah saat ini menghadapi tantangan yang tidak hanya berkaitan dengan ekonomi, tetapi juga sosial hingga moral. Karena itu, para pemimpin perlu memiliki kesiapsiagaan dan kemampuan membangun solidaritas lintas sektor.

Triwidodo juga menyoroti persoalan kebencanaan yang kini menjadi isu strategis. Ia menilai kemampuan daerah dalam pulih cepat pascabencana menjadi indikator penting dalam mendukung daya saing daerah.

“Pemimpin harus siap menghadapi ketidakpastian dan bekerja dalam satu tim untuk melindungi masyarakat,” tegasnya.

Baca juga: Pemprov Sumut Perkuat Profesionalisme BUMD Hadapi Tantangan Zaman

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sumut Agustinus Panjaitan menjelaskan pelatihan tersebut bertujuan mengembangkan kompetensi kepemimpinan strategis ASN yang sedang maupun akan menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

Ia menyebutkan kegiatan itu diikuti 49 peserta dari berbagai instansi, mulai dari Kejaksaan Agung, Pemprov Sumut, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Kepahiang, hingga kabupaten/kota se-Sumut.

Pelatihan berlangsung sejak 20 Mei hingga 25 September 2026 dengan metode blended learning yang memadukan pembelajaran mandiri, kelas virtual, dan pembelajaran tatap muka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, jajaran OPD Pemprov Sumut, pejabat struktural, serta para widyaiswara BPSDM Sumut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA, PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU