Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berencana membangun sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan yang berfokus pada bidang pariwisata di Kabupaten Samosir. Sekolah tersebut dirancang menggunakan konsep boarding school sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang siap mendukung pengembangan kawasan Danau Toba.
Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Dalam kesempatan itu, Bobby menjelaskan bahwa sekolah yang tengah dipersiapkan akan menjadi SMK yang secara khusus berorientasi pada sektor pariwisata. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan mampu mencetak lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pengembangan kawasan wisata di Sumatera Utara.
Menurut Bobby, konsep pendidikan yang diterapkan tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar di ruang kelas. Sekolah juga akan mengutamakan pembentukan karakter serta kesiapan mental para siswa agar memiliki bekal yang lebih kuat ketika memasuki dunia kerja.
Baca juga: DPRD Sumut Kawal Usulan Perbaikan Jalan Provinsi di Binjai Masuk Anggaran 2027
Ia mengatakan seluruh kebutuhan pendidikan di sekolah tersebut akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Dukungan pemerintah tidak hanya mencakup proses pembelajaran, tetapi juga berbagai kebutuhan lain yang berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan berkonsep asrama.
Bobby menyampaikan bahwa pola boarding school dipilih agar pembinaan terhadap peserta didik dapat dilakukan secara menyeluruh. Dengan sistem tersebut, pembentukan karakter dan kesiapan mental siswa diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kemampuan akademik maupun keterampilan.
Gubernur Sumut juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Samosir yang telah membantu penyediaan lahan untuk pembangunan sekolah tersebut. Menurutnya, tahapan persiapan sudah berjalan sehingga proses pembangunan dapat segera dilaksanakan.
Baca juga: Kolaborasi Pemprov Sumut dan KJRI Penang Berhasil Tekan Kasus Nelayan Ditangkap Malaysia
Ia menjelaskan bahwa lahan telah tersedia dan dokumen perencanaan teknis atau Detailed Engineering Design (DED) juga telah disusun. Kondisi tersebut menjadi bagian dari kesiapan pemerintah untuk merealisasikan pembangunan SMK unggulan tersebut.
Selain membahas sektor pendidikan, Bobby turut menyoroti pentingnya pengelolaan kebudayaan di Sumatera Utara. Ia menilai pelestarian budaya tidak lagi cukup dilakukan secara konvensional, tetapi perlu dikembangkan melalui pendekatan industri agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurutnya, budaya harus tetap dijaga sekaligus dikembangkan menjadi bagian dari industri kreatif. Dengan pendekatan tersebut, pelestarian budaya dapat berjalan berdampingan dengan peningkatan nilai ekonomi bagi masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Bobby juga mengusulkan adanya integrasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di seluruh Sumatera Utara. Usulan tersebut disampaikan sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi persoalan penyediaan air bersih yang masih dihadapi sejumlah daerah.
Sementara itu, Ketua PSBI Effendi Simbolon menyampaikan tiga aspirasi utama yang menjadi perhatian organisasinya. Persoalan pertama berkaitan dengan keterbatasan ketersediaan air bersih dan air irigasi di Kabupaten Samosir meskipun daerah tersebut berada di kawasan Danau Toba.
Aspirasi berikutnya menyangkut operasional Aquafarm di kawasan Danau Toba. Menurut Effendi, PSBI tidak meminta agar perusahaan tersebut ditutup, tetapi menginginkan adanya tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan melalui pengelolaan air dan limbah yang baik.
Selain itu, PSBI juga menegaskan pentingnya menjaga budaya Batak sebagai warisan yang telah menjadi bagian dari identitas masyarakat. Organisasi tersebut berharap berbagai unsur seni dan budaya terus dilestarikan sehingga tetap menjadi kekayaan yang diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA