Selasa, 21 APRIL 2026 • 03:00 WIB

Sumut Raup Kenaikan PKB, Program Gebyar Pajak Jadi Pemicu

Author

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumatera Utara (Sumut) Sutan Tolang Lubis saat di kantornya, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Senin (20/4/2026). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Program Gebyar Pajak Sumut 2026 mulai menunjukkan dampak positif terhadap penerimaan daerah. Salah satu indikatornya adalah peningkatan pajak kendaraan bermotor.

Program ini diluncurkan pada Maret 2026 dan telah disosialisasikan kepada masyarakat. Tujuannya adalah meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Kepala Bapenda Sumut, Sutan Tolang Lubis, mengungkapkan adanya peningkatan signifikan sejak program berjalan. Hal ini terlihat dari data penerimaan yang dihimpun.

Baca juga: HUT ke-78 Sumut, Rico Waas Soroti Pentingnya Kekompakan Daerah

Dalam periode satu bulan, terjadi kenaikan penerimaan pajak kendaraan bermotor. Angka tersebut menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, peningkatan terlihat jelas. Selisih penerimaan mencapai puluhan miliar rupiah.

Persentase kenaikan yang terjadi mencapai sekitar 30 persen. Ini menjadi indikator bahwa program berjalan efektif.

Pada tahun sebelumnya, target penerimaan PKB belum sepenuhnya tercapai. Namun, upaya peningkatan terus dilakukan.

Untuk tahun 2026, target penerimaan ditingkatkan. Hal ini sejalan dengan optimisme pemerintah daerah.

Jumlah kendaraan yang membayar pajak juga menjadi perhatian. Data menunjukkan jutaan kendaraan telah memenuhi kewajiban tersebut.

Program Gebyar Pajak tidak hanya berfokus pada peningkatan penerimaan. Program ini juga memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang taat.

Pendekatan ini berbeda dengan program sebelumnya. Jika sebelumnya berupa pemutihan, kini fokus pada penghargaan bagi pembayar tepat waktu.

Baca juga: Proyek PSEL Dikebut, Pemko Medan Siapkan Lahan dan Infrastruktur

Sebagai bagian dari program, undian akan dilaksanakan secara berkala. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan partisipasi masyarakat.

Undian direncanakan berlangsung setiap triwulan. Selain itu, akan ada satu undian utama dalam setahun.

Untuk periode pertama, undian dijadwalkan pada Mei 2026. Hal ini menjadi salah satu daya tarik program.

Dengan adanya program ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat. Penerimaan daerah pun diharapkan terus bertumbuh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU