Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 22 JULI 2026 • 23:30 WIB

Seminar AI Kominfo Medan Bahas Masa Depan Teknologi, Mahasiswa Diminta Tak Bergantung Penuh

Seminar AI Kominfo Medan Bahas Masa Depan Teknologi, Mahasiswa Diminta Tak Bergantung PenuhSekretaris Dinas Kominfo Budi Hariono, saat membuka secara resmi seminar Riset Literasi AI yang diselenggarakan PC IMM Kota Medan di Aula Kantor Dinas Kominfo Kota Medan, Jalan Sidorukun, Jumat (17/7/26). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) terus membawa perubahan besar dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Melihat kondisi tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan mendorong generasi muda, khususnya mahasiswa, agar mampu memahami dan memanfaatkan teknologi AI secara bijak.

Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Kominfo Kota Medan Budi Hariono saat membuka Seminar Riset Literasi Artificial Intelligence yang digelar Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Medan di Aula Kantor Dinas Kominfo Kota Medan, Jalan Sidorukun, Jumat (17/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Budi mewakili Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane menyampaikan bahwa perkembangan teknologi telah mengalami perubahan yang sangat cepat. Ia mengajak mahasiswa untuk melihat AI sebagai peluang yang dapat membantu meningkatkan produktivitas.

Baca juga: Akses Jalur Barat Nias Mulai Dibenahi, Bobby Nasution Targetkan Pekerjaan Dimulai Agustus

Budi kemudian menceritakan perjalanan perkembangan teknologi yang ia alami sejak masa kuliah. Menurutnya, perubahan teknologi saat ini sangat berbeda dibandingkan dengan kondisi beberapa dekade lalu.

Ia mengenang ketika masih menjadi mahasiswa pada 1995-1996, proses mengetik masih dilakukan menggunakan mesin tik manual. Saat itu, mahasiswa bahkan memiliki pembelajaran khusus untuk menguasai teknik mengetik sepuluh jari.

Setelah era mesin tik, perkembangan teknologi memasuki masa penggunaan komputer dengan sistem operasi DOS yang masih menggunakan perintah berbasis teks. Perjalanan tersebut kemudian berkembang hingga hadirnya berbagai perangkat seperti disket, CD, hingga teknologi kecerdasan buatan seperti sekarang.

Menurut Budi, dirinya juga menjadi salah satu pengguna teknologi AI dalam mendukung berbagai pekerjaan, terutama dalam kegiatan administrasi dan kreativitas. Namun, ia mengingatkan agar kemudahan teknologi tidak membuat manusia kehilangan kemampuan berpikir.

Budi menilai penggunaan AI secara berlebihan tanpa pemahaman yang tepat dapat membuat seseorang menjadi bergantung dan malas mengembangkan kemampuan diri. Karena itu, mahasiswa perlu tetap memiliki sikap kritis ketika menggunakan teknologi tersebut.

"Kemudahan-kemudahan yang diberikan oleh aplikasi itu kadang membuat kita malas. Jujur saja, sekarang kalau mau buat pidato tinggal klik sekali menggunakan AI langsung jadi. Oleh karena itu, jangan sampai kemajuan ini membuat kita malas dan berhenti berkembang," ujar Budi Hariono.

Baca juga: Ribuan Warga Padati Alun-alun Gunungsitoli, Final Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Silaturahmi

Sementara itu, Sekretaris PC IMM Kota Medan Achmad Navish Isnaini mengatakan seminar tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara bertanggung jawab.

Menurut Achmad, AI saat ini sudah menjadi bagian dari kehidupan akademik mahasiswa. Teknologi tersebut sering digunakan dalam berbagai aktivitas, mulai dari penelitian hingga membantu menyelesaikan tugas akademik.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa AI tidak boleh menggantikan kemampuan berpikir manusia. Menurutnya, teknologi harus ditempatkan sebagai alat pendukung untuk meningkatkan produktivitas, bukan sebagai jalan pintas.

"Ketika kita menggunakan AI ini, sejatinya kecerdasan yang dibuat itu bukan semata-mata untuk memenuhi syarat atau kapasitas diri secara instan. AI harus dijadikan alat atau produk pendukung untuk kebutuhan sehari-hari dan riset kita agar lebih optimal," ujar Achmad.

Seminar Literasi AI tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Kaprodi Sistem Informasi Fikti UMSU Mahardika Abdi Prawira Tanjung dan Muhammad Fattah dari Dinas Kominfo Kota Medan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemko Medan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Seminar AI Kominfo Medan Bahas Masa Depan Teknologi, Mahasiswa Diminta Tak Bergantung Penuh

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!