Sumatera Utara - Ribuan atlet pelajar memadati Lapangan Balai Desa Helvetia dalam pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Kota (Popkot) Medan Tahun 2026. Ajang tahunan tersebut menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet muda berbakat di Kota Medan.
Sebanyak 1.100 atlet pelajar dari berbagai sekolah ikut ambil bagian dalam kompetisi olahraga tersebut. Pembukaan dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa Popkot bukan sekadar pertandingan olahraga biasa. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana penting untuk membangun atlet berprestasi sejak usia dini.
Ia berharap Popkot terus melahirkan generasi atlet yang mampu berkembang hingga ke tingkat yang lebih tinggi. Rico menilai proses pembinaan sejak muda sangat menentukan masa depan atlet.
Suasana pembukaan berlangsung meriah ketika Rico berinteraksi langsung dengan para peserta. Ia mengajak para atlet muda berbincang santai dan memberikan semangat agar terus berlatih serta mengejar prestasi
Baca juga: Jepang dan Sumut Perkuat Kemitraan Pengembangan Tenaga Kerja Modern
Menurut Rico, menjadi juara membutuhkan proses panjang. Kesuksesan tidak bisa diraih secara instan tanpa latihan rutin, disiplin, dan mental yang kuat.
Ia mengatakan, setiap atlet harus memiliki keseriusan dan konsistensi jika ingin mencapai podium kemenangan. Selain kemampuan, sikap disiplin juga menjadi faktor penting dalam perjalanan seorang atlet.
Rico juga mengingatkan para pelajar agar tetap berada di lingkungan yang positif. Ia meminta generasi muda menjauhi narkoba, judi online, dan berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan.
Menurutnya, talenta yang dimiliki para atlet muda harus dijaga dan dikembangkan dengan baik. Ia berharap olahraga dapat menjadi jalan bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan di masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, Rico turut mengundang beberapa atlet muda ke atas panggung. Salah satunya Adrian Nicolas, atlet judo dari SMA Negeri 11 Medan yang telah meraih sabuk hitam setelah berlatih selama lima tahun.
Selain itu, Rico juga berbincang dengan atlet panjat tebing berusia enam tahun, Rayan Arutala, serta atlet karate SMP Negeri 14 Medan, Cut Nadin Fitriani. Interaksi santai tersebut membuat suasana pembukaan semakin hidup.
Gelak tawa para peserta pecah ketika Rico memberikan pertanyaan ringan dan kuis kepada atlet muda yang hadir. Namun di balik suasana santai tersebut, Rico mengaku bangga melihat potensi besar anak-anak Kota Medan.
Baca juga: Groundbreaking PSEL Medan Raya Segera Digelar, Infrastruktur Pendukung Disiapkan
Ia menilai banyak atlet muda memiliki kemampuan luar biasa yang perlu terus didukung dan dibina. Menurutnya, pembinaan olahraga harus dilakukan secara berkelanjutan agar prestasi terus meningkat.
Sementara itu, Kadispora Kota Medan T. Chairuniza menyampaikan bahwa Popkot Medan 2026 mempertandingkan 12 cabang olahraga. Ajang tersebut berlangsung pada 21 hingga 26 Mei 2026.
Total 320 medali diperebutkan dalam kompetisi tersebut, terdiri dari medali emas, perak, dan perunggu. Seluruh kegiatan didanai melalui APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2026.
Pembukaan Popkot Medan 2026 kemudian ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Rico Waas bersama jajaran dan para atlet pelajar yang hadir di lokasi acara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan