Jumat, 22 MEI 2026 • 08:30 WIB

Bobby Nasution Kolaborasi dengan RS An-Nisa Hadirkan Layanan Kesehatan Modern

Author

Bobby Nasution bersama jajaran Direksi PT An-Nisa Utama, Direksi Rumah Sakit Haji Medan, Direksi PT PPSU, PT Bank Sumut, dan sejumlah pimpinan OPD Sumut di ruang kerja Gubernur Sumut, Medan, Kamis (21/5/2026). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution terus mendorong peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menjalin kolaborasi dengan RS An-Nisa untuk menghadirkan pelayanan kesehatan bertaraf internasional di Sumut.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan Bobby Nasution bersama jajaran Direksi PT An-Nisa Utama, Rumah Sakit Haji Medan, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara, PT Bank Sumut, dan sejumlah pimpinan OPD Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (21/5/2026).

Bobby mengatakan sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi Sumut.

“Kesehatan adalah salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara,” ujarnya.

Baca juga: Perpustakaan Sumut Didorong Jadi Pusat Literasi dan Edukasi Generasi Muda

Ia menjelaskan Pemprov Sumut menargetkan seluruh masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan gratis melalui program Universal Health Coverage atau UHC.

Menurut Bobby, target tersebut bahkan berhasil diwujudkan lebih cepat dari rencana awal yang ditetapkan selama dua tahun masa kepemimpinannya.

Meski demikian, Pemprov Sumut masih menerima berbagai keluhan masyarakat terkait pelayanan rumah sakit yang dinilai belum nyaman dan belum optimal.

Karena itu, Bobby ingin menghadirkan rumah sakit bertaraf internasional yang tetap dapat melayani pasien pengguna BPJS Kesehatan.

Ia menjelaskan pembangunan rumah sakit tersebut merupakan kolaborasi antara PT Dirga Surya, PT PPSU, RS Haji Medan, RS Mitra atau RS An-Nisa, serta PT Bank Sumut.

Dalam skema kerja sama operasi, PT Dirga Surya bertugas menyediakan aset rumah sakit. Sementara RS An-Nisa akan mengelola layanan operasional sesuai standar profesional.

Sedangkan RS Haji Medan memiliki peran memastikan mutu pelayanan, tata kelola, dan keberlanjutan rumah sakit tetap berjalan optimal.

Baca juga: Wagub Surya Dorong HIMMAH Aktif Bangun Generasi Muda Sumut

Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimi mengatakan RS An-Nisa akan berperan sebagai strategic accelerator dalam mempercepat transformasi layanan kesehatan di Sumut.

Menurut Faisal, kemitraan tersebut bukan untuk mengambil alih rumah sakit pemerintah, melainkan mempercepat peningkatan kualitas layanan melalui pengalaman dan budaya kerja rumah sakit modern.

Direktur PT An-Nisa Utama Muhammad Arif Nasution menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menjelaskan RS An-Nisa berdiri sejak 1990 dan awalnya hanya berupa rumah bersalin dengan 12 karyawan.

Kini rumah sakit tersebut telah berkembang dan melayani peserta BPJS Kesehatan sejak 2016.

Arif mengatakan RS An-Nisa juga aktif memberikan pelatihan dan pengembangan SDM kesehatan bagi berbagai rumah sakit di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

“Ini yang selalu menjadi fokus kami dalam pelayanan,” ujarnya.

Ia menegaskan pihaknya siap mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di Sumut melalui penerapan budaya kerja modern, efektif, dan efisien demi kesejahteraan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU