Sumatera Utara - Indonesia kembali menunjukkan taringnya pada Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara 2025 yang digelar di Sumatera Utara. Memasuki hari ketiga, kontingen Garuda sukses menambah tiga medali emas, empat perak, dan tiga perunggu. Tambahan ini semakin mengokohkan posisi Indonesia di puncak klasemen sementara.
Emas pertama diraih Nixon AT Simangunsong melalui nomor lompat jangkit U18 putra. Aksinya yang konsisten membuatnya mampu menjaga jarak dari para pesaing regionalnya. Prestasi ini sekaligus memperlihatkan kualitas atlet-atlet muda Indonesia yang terus berkembang.
Emas kedua datang dari lintasan. Gilang Satria Wibawa, pelari 200 meter U18 putra, tampil percaya diri meski sebelumnya mengalami kendala pada bagian paha. Dengan kecepatan stabil, ia berhasil melintasi garis akhir di posisi terdepan.
Sementara itu, cabang lompat tinggi U18 putri juga menghadirkan kebanggaan lewat Novi L. Afifa. Konsistensinya dalam menjaga tinggi lompatan membuatnya berhasil menyabet medali emas dan menambah daftar prestasi Indonesia.
Baca juga: Pernikahan Anak Terus Turun, Kinerja KB Sumut Makin Mendekati Target Ideal
Medali perak turut mengalir dari berbagai nomor. Pada kategori lari 3.000 meter U18 putra dan putri, atlet Indonesia mampu bersaing secara ketat meski harus puas di posisi kedua. Perak lainnya datang dari nomor lari 200 meter U20 serta nomor 3.000 meter U18 putri.
Selain itu, tiga medali perunggu hadir dari nomor lari 200 meter U18 putra, lari gawang 400 meter U18 putri, dan lari 3.000 meter U18 putra. Catatan ini menunjukkan distribusi kekuatan atlet Indonesia di berbagai cabang.
Dengan total 10 emas, 13 perak, dan 15 perunggu, Indonesia berada di posisi teratas. Filipina mengekor dengan 10 emas dan 3 perak, disusul Vietnam yang mengumpulkan 8 emas, 11 perak, dan 5 perunggu.
Manajer Tim Indonesia, Agung Mulyawan, mengatakan bahwa capaian ini melampaui target awal yang hanya enam emas. Menurutnya, peningkatan kualitas personal atlet berperan besar dalam pencapaian tersebut.
Baca juga: Lewat PUSPAGA, Sumut Dorong Orang Tua Lebih Siap Mengasuh dan Melindungi Anak
Agung juga menilai persaingan pada hari ketiga cukup ketat. Namun ia tetap optimistis Indonesia bisa keluar sebagai juara umum. Menurut perhitungannya, tiga emas tambahan pada hari terakhir akan menjadi kunci kemenangan.
Besok menjadi hari penentuan dengan 13 nomor final, termasuk steeplechase, estafet, lompat tinggi, lari 800 meter, dan lompat jangkit. Harapan besar pun kini tertuju pada para atlet muda Indonesia untuk mempertahankan dominasi hingga akhir kejuaraan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA