Sumatera Utara - Sultan F Hasibuan, atlet muda asal Sumatera Utara, berhasil mencuri perhatian pada Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara 2025. Debutnya di nomor lari 3.000 meter putra U18 langsung membuahkan medali perak, sebuah capaian yang cukup mengejutkan bagi dirinya sendiri.
Lomba tersebut berlangsung pada sesi pagi hari ketiga di Stadion Madya Atletik Sport Centre Sumut, Deliserdang. Sultan yang sebelumnya lebih sering tampil di nomor 800 meter dan 1.500 meter mengungkapkan bahwa ini adalah pengalaman pertamanya turun di nomor 3.000 meter.
Setelah pertandingan, Sultan mengaku sangat bangga dengan pencapaiannya. Ia mengatakan bahwa hasil tersebut melebihi ekspektasinya, mengingat ini merupakan debutnya di nomor tersebut.
Dalam pertandingan itu, Sultan mencatatkan waktu 9:17,60 detik. Ia terpaut 11,25 detik dari atlet Filipina, Eric Joachim Hech, yang meraih medali emas. Meski demikian, Sultan tetap berada di posisi yang sangat kompetitif.
Baca juga: Ribuan Peserta GIXA North Sumatera 2025 Dilepas Langsung oleh Bobby Nasution
Sultan berhasil unggul 8,58 detik dari rekan satu negaranya, Fikar JS Giroth, yang menempati posisi ketiga. Hasil ini menunjukkan dominasi Indonesia di nomor tersebut dengan dua atlet yang mampu menembus podium.
Sultan kemudian menyampaikan bahwa ia berharap dapat berkompetisi di ASEAN School Games di Brunei Darussalam. Ia merasa pencapaian ini menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasinya di masa depan.
Selain nomor 3.000 meter, hasil membanggakan juga datang dari cabang lompat jangkit U18 putra. Nixon AT Simangu berhasil keluar sebagai juara dengan lompatan sejauh 14,65 meter.
Nixon mengaku tidak menyangka mampu mencatatkan personal best di kejuaraan ini. Target awalnya adalah lompatan 14,50 meter, dan hasil yang diraihnya memberikan motivasi tambahan untuk bertanding lebih baik di event berikutnya.
Baca juga: Indonesia Awali Kejuaraan Atletik Asia Tenggara dengan Medali Emas
Tidak hanya itu, Indonesia kembali meraih medali melalui nomor lari 3.000 meter U18 putri. Atlet bernama Wilna Selvi menyumbangkan medali perak bagi kontingen tanah air.
Sementara itu, di nomor lontar martil U18 putra, Rafael Soen Djaya turut mempersembahkan medali perunggu. Dengan demikian, sesi pagi hari ketiga menjadi salah satu sesi yang penuh prestasi bagi tim Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA