Sumatera Utara - Medan mulai bergema dengan lantunan ayat-ayat suci. Sebanyak 1.092 peserta resmi mendaftar untuk ambil bagian dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2026. Ajang bergengsi ini tidak hanya sekadar kompetisi, namun menjadi panggung utama untuk melahirkan generasi Qurani yang kuat karakter.
Kesiapan penuh tengah dimatangkan oleh panitia. Sebuah rapat peresmian pelaksanaan digelar di Ruang Rapat I Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, pada Selasa (2/6/2026). Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Sulaiman Harahap.
Sulaiman tidak tinggal diam. Ia memastikan seluruh aspek teknis berjalan mulus, mulai dari transportasi hingga kesehatan. Koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Perhubungan, Bina Marga, hingga Dinas Kesehatan pun digalang. Lokasi acara yang akan berlangsung pada 15-24 Juni 2026 dipusatkan di Gedung Astaka, Jalan Willem Iskandar, Medan.
Baca juga: Timnas Indonesia U-19 Raih Tiga Poin, Rico dan Zakiyuddin Ikut Merayakan
Di dalam rapat tersebut, Sulaiman menyampaikan visi besarnya. Ia berharap MTQ ini dapat menjadi lembaga pemersatu antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan elemen masyarakat. Fokus utamanya adalah membina generasi muda agar tidak hanya pintar, namun juga berakhlak mulia.
"MTQ ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi... Membina generasi muda guna melahirkan generasi Qurani yang unggul, berakhlak, dan berkarakter kuat," ujar Sulaiman Harahap.
Sementara itu, Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumut, Muhammad Yasir Tanjung, memberikan rincian mengejutkan. Acara dengan tema "Satu Irama Tilawah, Satu Tekad dalam Kolaborasi Sumut Berkah" ini sudah mengantongi 1.092 peserta dari 20 Kabupaten. Daerah seperti Deliserdang, Serdangbedagai, hingga Langkat menjadi penyumbang peserta terbesar.
Yasir Tanjung juga mengungkit target ambisius sang gubernur. "Dari 6.113 desa, target Gubernur satu desa satu guru mengaji. Ini kekuatan besar dan bukan muluk-muluk," ujarnya penuh optimisme. Dengan kolaborasi yang solid, Yasir percaya masyarakat Sumut akan semakin dekat dengan Alquran.
MTQ ke-40 ini tidak akan biasa. Panitia mendatangkan bintang tamu spesial, qori internasional asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Zian Fahrezi. Ia dijadwalkan membacakan ayat suci Alquran pada malam pembukaan, memberikan sentuhan magis yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Baca juga: Jemaah Haji Kloter 2 Tiba di Medan, Surya Sampaikan Pesan Kebersamaan
Kemeriahan tidak berhenti di situ. Rangkaian acara pembukaan juga akan diramaikan dengan tarian persembahan Islami yang megah, kolaborasi paduan suara dari MAN 1 Medan, hingga aksi marching band yang memukau. Suasana sakral akan dipadukan dengan seremoni pemukulan bedug sebagai tanda dimulainya kompetisi.
Pemerintah Provinsi berharap kegiatan ini mampu mencetak lebih dari sekadar juara lomba. Harapannya adalah lahirnya kader-kader bangsa yang hafal dan mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Dengan jumlah desa yang mencapai ribuan, target satu desa satu guru mengaji adalah fondasi awal.
Dengan 1.092 peserta yang siap beradu suara dan hafalan, Sumut untuk sementara waktu akan berubah menjadi lautan lantunan ayat suci. Kolaborasi semua pihak menjadi kunci sukses terselenggaranya even akbar yang dinanti-nanti oleh umat Islam di seluruh Sumatera Utara ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA