Sumatera Utara - Ketua Dekranasda Sumatera Utara, Kahiyang Ayu, menerima kunjungan istimewa dari Dusadee Haymond, istri Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia. Pertemuan yang berlangsung di Galeri Dekranasda Sumut, Jalan Iskandar Muda Medan, menjadi ajang untuk memperkenalkan kekayaan kain tradisional Sumut.
Dalam kesempatan itu, Kahiyang menampilkan beragam wastra khas Sumut. Mulai dari ulos, songket Deli, hingga kain tenun dari berbagai etnis di Sumut. Tidak hanya memperlihatkan hasil jadinya, ia juga menunjukkan proses pembuatan ulos secara tradisional.
Menurut Kahiyang, langkah ini merupakan upaya mendukung para pengrajin lokal. Ia berharap produk-produk kain khas Sumut mampu dikenal lebih luas, tidak hanya di tingkat nasional, melainkan juga bisa menembus pasar internasional.
“Setiap kali produk lokal digunakan, itu sebenarnya sudah menjadi bentuk promosi budaya yang sangat efektif,” ungkap Kahiyang saat berbincang dengan tamunya.
Baca juga: Kim Jeong Ho Bersinar, PSMS Medan Menang 2-0 Atas Sumsel United
Dusadee tampak antusias saat diperkenalkan dengan berbagai kerajinan tangan khas daerah. Ia mendengarkan penjelasan seputar bahan baku, asal daerah kain, hingga makna yang terkandung dalam motif-motif tradisional tersebut.
Kesannya makin bertambah ketika Dusadee mencoba langsung beberapa produk. Bahkan, ia membeli beberapa barang, di antaranya jaket outer bermotif Sadum, tas dengan corak khas Tapanuli Selatan, dan dasi bermotif Melayu untuk suaminya.
“Semua produk ini luar biasa. Keindahan dan nilai budaya yang terkandung sangat tinggi. Namun penting juga untuk memikirkan bagaimana generasi penerus tetap bisa melanjutkan tradisi ini,” ujar Dusadee.
Baca juga: Lima Kecamatan di Kota Medan Ini Rawan Narkoba, Polda Sumut Perketat Pengawasan
Ia juga menyampaikan rasa senangnya atas sambutan hangat yang diterima. Bahkan, Dusadee berencana untuk kembali lagi suatu saat nanti. “Saya menikmati kunjungan ini, semoga ada kesempatan datang kembali,” katanya.
Sebagai tanda persahabatan, Dusadee menyerahkan cendera mata berupa dompet dan kain khas Laos kepada Kahiyang. Hadiah tersebut melengkapi momen penuh keakraban dalam pertemuan itu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perindag ESDM Sumut, Fitra Kurnia, serta jajaran pengurus Dekranasda. Dukungan mereka menunjukkan pentingnya kerja sama dalam melestarikan budaya lokal.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan peran Dekranasda Sumut sebagai wadah yang tidak hanya melestarikan, tetapi juga mempromosikan warisan budaya. Kehadiran tamu internasional pun menjadi momentum memperluas jejaring dan memperkuat posisi wastra Sumut di mata dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA