Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kementerian Perhubungan terus memperkuat koordinasi guna mempercepat pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Medan-Binjai-Deliserdang atau Mebidang.
Pembahasan mengenai proyek tersebut dilakukan dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Sumut pada Rabu, 10 Juni 2026. Pertemuan dihadiri jajaran Pemprov Sumut dan Kementerian Perhubungan.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap proyek strategis nasional tersebut.
Menurutnya, BRT Mebidang merupakan langkah penting untuk menghadirkan sistem transportasi publik perkotaan yang modern, terintegrasi, dan ramah lingkungan.
Baca juga: BPS: Ekonomi Sumut Masih Resilien Berkat Konsumsi dan Agenda Besar Daerah
Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspek pembangunan dibahas secara menyeluruh. Tidak hanya terkait pembangunan fisik, tetapi juga kelembagaan, regulasi, hingga pembiayaan operasional.
Proyek BRT Mebidang direncanakan mulai beroperasi pada tahun ini dengan menggunakan armada bus listrik hasil kerja sama dengan Tiongkok.
Pada tahap awal, layanan BRT akan melayani 12 koridor. Sebanyak 10 koridor berada di wilayah Kota Medan, sedangkan dua koridor lainnya melayani kawasan Mebidang.
Dua koridor yang berada di bawah pengelolaan Pemprov Sumut meliputi rute Binjai–Medan–Carrefour dan Lubukpakam–Amplas–Simpang Pelangi.
Pemerintah Provinsi Sumut optimistis kehadiran BRT dapat membantu mengatasi berbagai persoalan transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat di kawasan Medan, Binjai, dan Deliserdang.
Selain pembangunan fisik, aspek kelembagaan juga menjadi perhatian utama. Pada tahap awal, pengelolaan BRT direncanakan dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis di bawah Dinas Perhubungan Sumut.
Sulaiman juga menyebutkan bahwa Pemprov Sumut memiliki Badan Usaha Milik Daerah PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara yang berpotensi mendukung pengembangan program tersebut.
Baca juga: Sumut Dorong Mitigasi Bencana, Kepala Desa Terlatih Basarnas Akan Diinsentif
Sementara itu, Advisor Direktorat Jenderal Perhubungan Darat untuk MASTRANS Danang Parikesit menjelaskan bahwa pembangunan fisik proyek sudah berjalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA