Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 11 JUNI 2026 • 09:14 WIB

Pemprov Sumut Pacu Pembangunan, PHTC Dapat Kucuran Dana Rp1,1 Triliun

Pemprov Sumut Pacu Pembangunan, PHTC Dapat Kucuran Dana Rp1,1 TriliunKepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumut Faisal Arif Nasution pada Konferensi Pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobi Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Rabu (10/6/2026). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendorong percepatan pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) sebagai bagian dari agenda pembangunan prioritas tahun 2026. Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Sumut telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,1 triliun.

Anggaran tersebut digunakan untuk menjalankan berbagai program yang menjadi prioritas pemerintah daerah. Pelaksanaannya melibatkan sembilan organisasi perangkat daerah utama bersama perangkat daerah pendamping melalui 141 kegiatan.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Sumut Faisal Arif Nasution menjelaskan bahwa hingga triwulan pertama tahun 2026, progres pelaksanaan program terus berjalan sesuai tahapan.

Menurutnya, nilai kontrak yang telah berjalan mencapai Rp539 miliar. Sementara itu, realisasi keuangan tercatat sebesar Rp115 miliar atau sekitar 10,7 persen dengan realisasi fisik sebesar 10,24 persen.

Program Hasil Terbaik Cepat mencakup enam program utama yang menjadi fokus pemerintah daerah. Program tersebut terdiri dari Program Unggulan Sekolah Gratis (PUBG), Program Berobat Gratis (Probis), Jaminan Kestabilan Harga Komoditas Pangan (Jaskop), Digitalisasi Pelayanan Publik (CERDAS), Infrastruktur Strategis Terintegrasi (INSTANSI), dan Perlindungan Rakyat Melalui Restorative Justice (PRESTICE).

Baca juga: Posbankum Resmi Diluncurkan, Warga Sumut Kini Tak Perlu Jauh Mencari Bantuan Hukum

Faisal mengatakan capaian fisik pada triwulan pertama masih tergolong rendah karena sebagian besar kegiatan masih berada pada tahap persiapan dan kontraktual.

Ia menjelaskan bahwa kondisi tersebut merupakan hal yang wajar mengingat pembangunan tahun 2026 masih berada pada fase awal pelaksanaan RPJMD yang banyak diisi proses administrasi dan pengadaan.

Memasuki April dan Mei, perkembangan kegiatan mulai menunjukkan peningkatan. Sejumlah proyek yang sebelumnya belum memasuki tahap kontrak kini telah berproses sesuai jadwal yang ditetapkan.

Salah satu program yang belum direalisasikan adalah Program Unggulan Sekolah Gratis. Program tersebut baru akan dilaksanakan saat dimulainya tahun ajaran baru pada Juli 2026.

Program tersebut direncanakan menjangkau 103.590 siswa yang berada di wilayah Nias serta sejumlah daerah terdampak bencana seperti Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Langkat.

Sementara itu, Program Berobat Gratis telah berjalan sesuai rencana. Program Jaskop juga menunjukkan perkembangan melalui pelaksanaan survei pengadaan Solar Dryer Dome.

Baca juga: DWP Sumut Optimistis Jalankan Program Lebih Maksimal Berkat Soliditas Pengurus

Fasilitas tersebut nantinya digunakan sebagai tempat penyimpanan komoditas ketika hasil panen melimpah. Kehadirannya diharapkan membantu menjaga stabilitas harga sehingga petani tidak mengalami kerugian akibat penurunan harga pasar.

Untuk proyek infrastruktur, sebagian kegiatan masih berada dalam tahap pengadaan barang dan jasa. Proses tersebut juga dipengaruhi perubahan nomenklatur perangkat daerah yang berlangsung pada April 2026.

Meski demikian, Pemprov Sumut menargetkan seluruh proyek infrastruktur telah berkontrak pada Juni 2026. Setelah itu, pelaksanaan pekerjaan akan dipercepat agar seluruh program dapat diselesaikan sesuai target hingga akhir tahun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pemprov Sumut Pacu Pembangunan, PHTC Dapat Kucuran Dana Rp1,1 Triliun

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!