Sumatera Utara - Provinsi Sumatera Utara kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Atas kontribusi tersebut, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menerima Penghargaan Adinata Syariah 2026 pada ajang yang digelar di Jakarta, Senin (6/7/2026).
Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen dan kontribusi nyata Sumatera Utara dalam mendukung penguatan ekonomi nasional melalui sektor ekonomi syariah. Pada ajang tersebut, Sumut berhasil meraih penghargaan pada kategori nilai ekspor halal.
Adinata Syariah 2026 menghadirkan total 14 kategori penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan. Penilaian dilakukan terhadap upaya dan keberhasilan dalam mendorong pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Sholahudin Al Aiyub, menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai alternatif. Menurutnya, sektor tersebut telah diarahkan menjadi salah satu sumber perekonomian unggulan yang inklusif dan tangguh.
Baca juga: Kolaborasi dengan Rumah Tani Nusantara Jadi Langkah Baru Pemprov Sumut Kendalikan Inflasi
Ia menilai ekonomi syariah memiliki potensi besar untuk menjadi fondasi yang dapat diandalkan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Karena itu, pengembangan sektor ini perlu terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak.
Sholahudin juga berharap penghargaan yang diberikan dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan. Dengan kolaborasi yang lebih erat, ekonomi syariah Indonesia diharapkan semakin inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Program Adinata Syariah 2026 sendiri diselenggarakan oleh CNN Indonesia bekerja sama dengan KNEKS. Penghargaan tersebut ditujukan kepada daerah yang menunjukkan komitmen, inovasi, dan kontribusi nyata dalam pengembangan ekonomi serta keuangan syariah.
Di bawah kepemimpinan Bobby Nasution, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memberikan perhatian besar terhadap penguatan ekonomi syariah. Berbagai upaya dilakukan untuk mendorong perkembangan sektor tersebut di daerah.
Sebelumnya, Bobby juga menerima penghargaan Provinsi Investor Syariah dari PT Bursa Efek Indonesia. Penghargaan itu diberikan atas kontribusinya dalam pengembangan pasar modal syariah di Indonesia.
Baca juga: Medan Tutup Forum Komdigi APEKSI dengan Lima Rekomendasi Transformasi Digital
Selain pencapaian tersebut, Sumatera Utara juga tercatat sebagai salah satu provinsi dengan tingkat konsumsi produk halal terbesar di Indonesia. Kondisi itu menunjukkan besarnya potensi ekonomi syariah yang dimiliki daerah tersebut.
Ajang penyerahan penghargaan turut dihadiri sejumlah pejabat nasional. Di antaranya Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Maman Abdurrahman, serta Wakil Presiden ke-13 sekaligus Bapak Ekonomi Syariah Indonesia K.H. Ma’ruf Amin.
Selain itu, hadir pula sejumlah gubernur, wali kota, bupati, dan berbagai pemangku kepentingan terkait. Kehadiran para pejabat tersebut menunjukkan besarnya perhatian terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di tingkat nasional.
Penghargaan Adinata Syariah 2026 yang diterima Bobby Nasution menjadi salah satu pengakuan atas kontribusi Sumatera Utara dalam mendorong penguatan ekonomi syariah Indonesia. Capaian ini sekaligus menegaskan peran daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional melalui pengembangan sektor halal dan keuangan syariah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA