Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 01 JULI 2026 • 08:00 WIB

Kawasan Wisata Sidebuk-Debuk Lebih Nyaman, Pengunjung Meningkat Usai Penertiban Pungli

Kawasan Wisata Sidebuk-Debuk Lebih Nyaman, Pengunjung Meningkat Usai Penertiban PungliPantauan arus kendaraan yang keluar masuk menuju pemandian di air panas Sidebuk-Debuk terlihat jauh lebih ramai dibandingkan hari-hari sebelumnya, Minggu (28/6/2026). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Penertiban Pungli di Sidebuk-Debuk Berdampak Positif, Jumlah Wisatawan Meningkat Tajam
Upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kabupaten Karo menertibkan praktik pungutan liar di jalur menuju kawasan wisata pemandian air panas Sidebuk-Debuk mulai menunjukkan hasil. Setelah dilakukan sosialisasi dan penjagaan di sejumlah titik, jumlah wisatawan yang datang mengalami peningkatan dalam dua hari terakhir.

Pantauan di kawasan wisata pada Minggu (28/6/2026) memperlihatkan arus kendaraan menuju pemandian air panas jauh lebih ramai dibandingkan sebelumnya. Kendaraan silih berganti memasuki kawasan wisata yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi favorit di Kabupaten Karo.

Di sepanjang akses menuju lokasi, petugas gabungan dari Satpol PP Provinsi Sumatera Utara dan Satpol PP Kabupaten Karo masih bersiaga. Penjagaan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi praktik pungutan liar terhadap para pengunjung.

Baca juga: Pj Sekdaprov Sumut Ajak Pers Perkuat Komunikasi Publik demi Sukseskan Pembangunan

Petugas Satpol PP Kabupaten Karo, Ebenezer Tarigan, mengatakan personel telah melakukan penjagaan selama dua hari terakhir. Belasan petugas ditempatkan di empat titik mulai dari persimpangan Jalan Lintas Sumatera atau Jalan Jamin Ginting hingga pintu masuk kawasan pemandian air panas.

Menurutnya, tugas utama petugas adalah memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekaligus menertibkan dugaan praktik pungutan liar yang sebelumnya kerap terjadi di sepanjang jalur menuju lokasi wisata.

Ebenezer menjelaskan, pada hari pertama penertiban petugas sempat menghadapi kendala. Sejumlah oknum yang diduga melakukan pungutan liar berpindah-pindah lokasi sehingga petugas harus melakukan pengawasan lebih intensif.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, jumlah pos penjagaan ditambah menjadi empat titik. Selain berjaga selama 24 jam secara bergantian, petugas juga melakukan patroli berkala di sepanjang jalur menuju kawasan wisata.

Personel Satpol PP Sumut, Rido, mengatakan situasi di lapangan turut berubah setelah penjagaan dilakukan. Meningkatnya jumlah kendaraan membuat arus lalu lintas menjadi lebih padat sehingga petugas harus bekerja lebih waspada, terutama pada malam hari.

Menurutnya, banyak pengunjung menyampaikan apresiasi atas kehadiran petugas. Bahkan masih ada wisatawan yang sempat berhenti karena mengira harus membayar seperti sebelumnya, sebelum mengetahui bahwa praktik pungutan liar telah ditertibkan.

Dampak positif juga dirasakan para pelaku usaha di kawasan Sidebuk-Debuk. Ima, pemilik kantin sekaligus penginapan, mengaku jumlah pengunjung meningkat tajam hingga menyebabkan kepadatan kendaraan di sekitar lokasi wisata. Ia menyebut kondisi tersebut bahkan menyerupai suasana saat libur Tahun Baru.

Baca juga: Ruas Aek Nabara–Tanjung Sarang Elang Diperbaiki, Harapan Baru bagi Warga Labuhanbatu

Ima berharap penertiban pungutan liar dapat terus dipertahankan. Menurutnya, semakin banyak wisatawan yang datang akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan aktivitas usaha masyarakat di sekitar kawasan wisata.

Peningkatan jumlah pengunjung juga dirasakan Icky, warga yang berjualan makanan ringan di lokasi tersebut. Ia mengaku omzet penjualannya ikut meningkat sejak kawasan wisata menjadi lebih nyaman untuk dikunjungi.

Di sisi lain, para wisatawan menyampaikan rasa nyaman setelah tidak lagi dihentikan dan dimintai uang di sepanjang perjalanan menuju pemandian air panas. Rahmat Hidayat, warga Kota Medan, mengaku sempat tidak berkunjung selama sekitar satu tahun karena harus membayar pungutan di beberapa titik yang nilainya bahkan lebih besar daripada harga tiket masuk. Pengunjung lainnya, Sandy, berharap penertiban dilakukan secara berkelanjutan agar praktik pungutan liar benar-benar hilang. Ia juga mendukung rencana Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution membuka jalur akses baru menuju kawasan wisata sehingga masyarakat dapat berkunjung dengan lebih nyaman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kawasan Wisata Sidebuk-Debuk Lebih Nyaman, Pengunjung Meningkat Usai Penertiban Pungli

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!