Kamis, 25 JUNI 2026 • 23:00 WIB

UNDP Apresiasi Upaya Medan Menyeimbangkan Pertumbuhan Ekonomi dan Lingkungan

Author

Rico Waas dalam acara Jamuan Makan Malam dan Cultural Experience bersama Asisten Sekretaris Jenderal PBB sekaligus Direktur Regional UNDP untuk Asia dan Pasifik, Ms. Kanni Wignaraja, Medan, Sabtu (20/6/2026) malam. (Pemko Medan) 

Sumatera Utara - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Kota Medan sebagai kota metropolitan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Komitmen tersebut disampaikan saat jamuan makan malam dan Cultural Experience bersama Asisten Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa sekaligus Direktur Regional UNDP untuk Asia dan Pasifik, Kanni Wignaraja.

Kegiatan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan dan turut dihadiri sejumlah delegasi serta perwakilan berbagai lembaga.

Dalam kesempatan itu, Rico Waas menekankan bahwa pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan harus berjalan beriringan. Menurutnya, keduanya merupakan bagian penting dalam pembangunan masa depan Kota Medan.

Baca juga: Jalan Inpres Diresmikan, Akses Distribusi Hasil Pertanian Sumut Makin Mudah

Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Medan memiliki komitmen kuat untuk menjalankan pembangunan yang berkelanjutan sekaligus ramah terhadap lingkungan.

Di hadapan para delegasi UNDP, Rico memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan dalam pengelolaan sampah di Kota Medan.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2024 jumlah sampah domestik yang dihasilkan Kota Medan mencapai 632.149,41 ton. Dari jumlah tersebut, lebih dari 80 persen berhasil dikelola dan dikurangi melalui berbagai upaya yang melibatkan partisipasi masyarakat.

Selain pengelolaan sampah, Pemko Medan juga menjalankan langkah transformasi yang berfokus pada pengembangan infrastruktur.

Dua program utama yang menjadi perhatian adalah modernisasi Tempat Pembuangan Akhir Terjun dan percepatan pembangunan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi atau PSEL.

Menurut Rico Waas, proyek strategis tersebut dijalankan bersama pemerintah pusat dan diproyeksikan mampu mengolah lebih dari 1.700 ton sampah setiap hari.

Baca juga: Kolaborasi Pemprov Sumut dan Padangsidimpuan Diperkuat Demi Pembangunan Berkelanjutan

Untuk mendukung pelaksanaan proyek tersebut, Pemko Medan telah melakukan berbagai persiapan, termasuk penyediaan lahan tambahan, pembangunan akses jalan dan drainase, serta pengadaan armada pengangkut sampah.

Rico menegaskan bahwa proyek PSEL Regional Medan Raya telah memasuki tahap implementasi dan tidak lagi berada pada fase perencanaan.

Pemaparan yang disampaikan Rico Waas mendapat apresiasi dari Kanni Wignaraja. Ia menilai arah pembangunan yang dijalankan Kota Medan menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan dapat berjalan secara bersamaan.

Menurutnya, pendekatan tersebut sejalan dengan pandangan UNDP yang selama ini mendorong pembangunan berkelanjutan tanpa mengorbankan aspek lingkungan.

Kanni Wignaraja juga menyoroti potensi besar Kota Medan yang didukung oleh populasi generasi muda yang produktif.

Ia menilai peran pemimpin daerah sangat penting dalam mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung dan menghadirkan solusi yang dibutuhkan.

Melalui pertemuan tersebut, Rico Waas kembali menegaskan langkah Pemerintah Kota Medan dalam membangun kota yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat komitmen terhadap perlindungan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemko Medan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU