Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 25 JUNI 2026 • 09:17 WIB

Jambore Daerah Sumut 2026 Diharapkan Cetak Generasi Mandiri dan Berintegritas

Jambore Daerah Sumut 2026 Diharapkan Cetak Generasi Mandiri dan BerintegritasBobby Nasution saat menerima pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Rabu (24/6/2026).

Sumatera Utara - Pelaksanaan Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara Tahun 2026 mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 12 Juli 2026 di Bumi Perkemahan Sibolangit.

Dukungan itu disampaikan Bobby Nasution saat menerima jajaran pengurus Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Medan.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Sumut, Bobby menilai kegiatan jambore memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan Kwarda Sumut cukup menarik karena mampu mengombinasikan nilai dasar kepramukaan dengan perkembangan teknologi yang dekat dengan kehidupan generasi saat ini.

Bobby mengapresiasi langkah tersebut karena dianggap mampu menjaga relevansi Gerakan Pramuka di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat.

Ia melihat minat generasi muda terhadap kegiatan Pramuka mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Sebagian kalangan bahkan menilai kegiatan tersebut kurang sesuai dengan kebutuhan masa kini.

Baca juga: Pemprov Sumut Tegaskan Komitmen Bersihkan ASN dari Praktik Judi Online

Padahal, menurut Bobby, banyak manfaat yang bisa diperoleh dari pendidikan kepramukaan. Berbagai keterampilan yang diajarkan dinilai berguna dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.

Kemampuan bertahan hidup, kepemimpinan, kerja sama tim, kepedulian sosial, hingga keterampilan mendirikan tenda menjadi bagian dari pembelajaran yang diberikan kepada anggota Pramuka.

Selain itu, Bobby juga memberikan apresiasi terhadap konsep penyelenggaraan jambore yang tidak membebani peserta dengan pungutan biaya tambahan.

Ia menilai konsep tersebut berpotensi menjadi contoh bagi pelaksanaan jambore di daerah lain karena memberikan kesempatan yang lebih luas bagi peserta untuk ikut berpartisipasi.

Kwarda Sumut juga menggandeng sejumlah instansi, termasuk lembaga yang bergerak dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Edukasi diberikan melalui kegiatan praktik sehingga peserta dapat memahami materi secara lebih langsung.

Bobby berharap seluruh fasilitas dan sistem keamanan selama kegiatan dapat dipersiapkan dengan baik sehingga peserta merasa nyaman selama mengikuti rangkaian acara.

Ia menegaskan bahwa jambore harus menjadi wadah pembentukan generasi muda yang berintegritas, adaptif terhadap teknologi, memiliki kepedulian sosial, serta semangat kebangsaan yang kuat.

Sementara itu, Ketua Kwarda Sumut Dikky Anugerah Panjaitan mengatakan antusiasme peserta sangat tinggi. Tercatat sekitar 5.575 peserta dan pengunjung diperkirakan akan meramaikan kegiatan tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jambore Daerah Sumut 2026 Diharapkan Cetak Generasi Mandiri dan Berintegritas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!