Sumatera Utara - Open Tournament Pencak Silat IPSI Kota Medan Tahun 2026 resmi digelar di GOR Kebun Bunga. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
Turnamen yang digagas Ikatan Pencak Silat Indonesia Kota Medan itu menghadirkan ratusan atlet dari berbagai kontingen.
Sebanyak 674 atlet yang berasal dari 58 kontingen mengikuti kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari tersebut.
Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga atau seni bela diri.
Menurutnya, pencak silat merupakan bagian dari warisan budaya bangsa yang memiliki nilai penting untuk terus dijaga dan dilestarikan.
Ia menyebut silat sebagai budaya asli Indonesia yang menjadi bagian dari identitas bangsa.
Karena itu, Rico Waas mengaku bangga melihat banyak generasi muda yang masih memiliki minat besar untuk menekuni olahraga tradisional tersebut.
Baca juga: Rico Waas Tekankan Pentingnya Keterlibatan Generasi Muda dalam Kemajuan Kota Medan
Antusiasme peserta yang memenuhi arena pertandingan juga memberikan optimisme bahwa budaya bangsa tetap mendapat tempat di kalangan generasi muda.
Rico Waas menilai kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal.
Selain menjaga warisan budaya, turnamen tersebut juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berbakat dari Kota Medan.
Ia berharap para atlet yang berhasil meraih prestasi dalam turnamen ini dapat melanjutkan kiprahnya pada ajang yang lebih tinggi.
Harapan itu disampaikan agar atlet-atlet muda Medan mampu bersaing dan meraih hasil terbaik di tingkat Sumatera Utara.
Baca juga: Gubernur Sumut Dorong Percepatan PHTC dan PSD demi Dampak Nyata bagi Warga
Suasana pembukaan turnamen juga berlangsung meriah ketika Rico Waas berinteraksi langsung dengan para peserta.
Dalam kesempatan itu, ia memberikan tantangan kepada atlet yang berani berdialog dan menjawab pertanyaan yang diajukan.
Bagi peserta yang berhasil menjawab, Rico Waas menyiapkan hadiah berupa satu set seragam pencak silat tambahan.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan Tengku Chairuniza, Ketua Umum IPSI Kota Medan Haris Muda Siregar, dan Ketua KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal.
Melalui kegiatan ini, pencak silat diharapkan tidak hanya berkembang sebagai cabang olahraga, tetapi juga tetap menjadi bagian penting dari identitas budaya yang diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan