Selasa, 23 JUNI 2026 • 21:24 WIB

Geofest 2026 Dorong Kaldera Toba Masuk Rute Wisata Geopark Asia Pasifik

Author

General Manager (GM) Toba Caldera UNESCO Global Geopark Azizul Kholis saat konferensi pers di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Selasa (23/6/2026). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Danau Toba dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan Geotourism Festival and International Conference (Geofest) ke-7. Kegiatan berskala internasional ini menjadi kesempatan penting bagi Toba Caldera UNESCO Global Geopark untuk memperkuat hubungan dan kerja sama dengan berbagai geopark dari sejumlah negara.

Ajang tersebut diharapkan mampu membuka peluang yang lebih luas bagi Kaldera Toba dalam memperkuat posisinya di jaringan geopark dunia. Melalui kolaborasi yang dibangun, kawasan ini berpotensi masuk dalam paket perjalanan geopark di kawasan Asia Pasifik.

General Manager Toba Caldera UNESCO Global Geopark, Azizul Kholis, menyampaikan bahwa kerja sama dengan sejumlah geopark luar negeri akan menjadi salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan Geofest ke-7.

Menurutnya, kerja sama tersebut akan melibatkan berbagai geopark, seperti Geopark Lenggong, Langkawi, serta geopark yang berada di Thailand dan Filipina. Kesepakatan tersebut direncanakan mulai dicanangkan pada saat pelaksanaan Geofest.

Azizul menjelaskan bahwa puncak kegiatan Geofest ke-7 dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 5 Juli 2026. Tiga kabupaten di kawasan Danau Toba, yakni Simalungun, Samosir, dan Karo, akan menjadi lokasi utama penyelenggaraan acara tersebut.

Baca juga: Warga Sambut Kehadiran Rico Waas Saat Meninjau Kawasan Langganan Banjir Medan Selayang

Berbagai agenda telah dipersiapkan untuk memeriahkan kegiatan internasional itu. Mulai dari penandatanganan kerja sama antar UNESCO Global Geopark, seminar mengenai tata kelola geopark, peresmian geosite baru, hingga forum ilmiah internasional.

Ia menuturkan rangkaian Geofest tidak hanya berlangsung di Danau Toba. Sebelumnya telah digelar pra-event di Raja Ampat, kemudian dilanjutkan dengan acara utama di Danau Toba dan ditutup melalui post event di Lenggong.

Menurut Azizul, kesempatan menjadi tuan rumah harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkenalkan Kaldera Toba kepada masyarakat dunia. Karena itu, berbagai agenda telah disusun agar memberikan dampak positif bagi promosi kawasan tersebut.

Salah satu program yang akan dilaksanakan adalah penambahan sedikitnya 40 geosite baru di kawasan Kaldera Toba. Kehadiran geosite baru ini diharapkan memperkaya pilihan destinasi yang dapat dikunjungi wisatawan.

Penambahan geosite tersebut juga diyakini dapat membuat wisatawan menghabiskan waktu lebih lama selama berada di kawasan Danau Toba. Dengan semakin banyak pilihan lokasi kunjungan, pengalaman wisata yang diperoleh pengunjung diharapkan semakin beragam.

Dukungan terhadap penyelenggaraan Geofest ke-7 juga datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Disbudparekraf Sumut, Adryanta Putra Ginting, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh kegiatan tersebut.

Menurut Adryanta, Geofest merupakan agenda internasional yang memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Danau Toba.

Baca juga: Bobby Nasution Dorong Wisata Air Panas Karo Naik Kelas dengan Akses Baru

Ia menilai semakin banyak wisatawan yang datang akan berdampak positif terhadap sektor pariwisata dan berbagai aktivitas ekonomi lokal. Di sisi lain, citra Danau Toba sebagai destinasi unggulan juga akan semakin dikenal di tingkat internasional.

Melalui penyelenggaraan Geofest ke-7, Kaldera Toba diharapkan tidak hanya memperkuat jejaring kerja sama global, tetapi juga semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu kawasan geopark penting di dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU