Senin, 15 DESEMBER 2025 • 21:15 WIB

Serap Aspirasi di Medan Kota, Rico Waas Fokuskan Solusi Bersama Warga

Author

Rico Waas saat memberikan sambutan pada peringatan HUT ke-80 PGRI sekaligus perkenalan Pengurus PGRI Kota Medan Masa Bakti XXIII Periode 2025–2030 di Auditorium Universitas Negeri Medan (Unimed), Sabtu (13/12/2025). (Pemko Medan) 

Sumatera Utara - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas kembali turun langsung ke tengah masyarakat melalui program Sapa Warga. Program ini menjadi sarana komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga.

Kegiatan Sapa Warga kali ini digelar di Jalan Santun, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, bersamaan dengan aktivitas gotong royong lingkungan.

Sejumlah persoalan utama menjadi bahan diskusi dalam pertemuan tersebut. Warga menyampaikan berbagai keluhan terkait banjir, infrastruktur, keamanan, hingga peluang ekonomi.

Rico Waas menjelaskan bahwa penanganan banjir masih menjadi fokus utama Pemko Medan. Ia menyebut upaya normalisasi sungai dan drainase terus dilakukan bersama BBWS Sumatera II.

Selain itu, kolam retensi juga disiapkan sebagai solusi untuk mengurangi volume air saat hujan deras. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan dampak banjir.

Baca juga: Peduli Sumut, Warga Palu Kirim Bantuan Rp300 Juta untuk Korban Bencana

Rico Waas juga mengajak warga agar tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, penyempitan drainase akibat sampah kerap menjadi penyebab utama genangan air.

Melalui gotong royong, wali kota berharap kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat kembali diperkuat.

Dalam dialog, warga bernama Rosita menyampaikan rasa terima kasih atas pengorekan drainase yang telah dilakukan Pemko Medan. Ia menyebut Gang Sumatera kini tidak lagi terdampak banjir.

Rosita juga menyampaikan permintaan perbaikan lampu penerangan jalan. Rico Waas langsung merespons dengan menginstruksikan Dishub Kota Medan untuk menindaklanjuti.

Baca juga: Pipa Gas Riau–Sumut Akan Melintas 33 Titik, Pemprov Optimistis Ekonomi Tumbuh

Isu keamanan lingkungan turut mendapat perhatian. Rico Waas mengapresiasi warga yang mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan melalui poskamling.

Seorang warga bernama Rustam melaporkan bahwa telah berdiri 13 poskamling di wilayah tersebut. Rico Waas menyebut jumlah tersebut masih akan ditingkatkan.

Menutup dialog, pembahasan ekonomi menjadi perhatian warga. Rico Waas menjelaskan bahwa investasi Kota Medan telah melampaui target dan diharapkan mampu membuka lapangan kerja, termasuk melalui program pelatihan dan SPPG yang telah menyerap ribuan tenaga kerja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU