Sumatera Utara - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya menjaga kelestarian budaya di tengah derasnya perkembangan teknologi saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Pomparan Raja Silahisabungan.
Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Medan pada Kamis (30/4/2026).
Audiensi ini membahas upaya pelestarian budaya sekaligus penyampaian undangan kepada Rico Waas untuk menghadiri Musyawarah Kerja Nasional I Pomparan Raja Silahisabungan.
Dalam pertemuan itu, Rico Waas menyoroti tantangan besar yang dihadapi bangsa saat ini.
Menurutnya, ancaman terhadap budaya bukan lagi persoalan fisik, melainkan pergeseran nilai akibat kemajuan teknologi yang tidak terfilter.
Baca juga: May Day di Medan Utamakan Pendekatan Humanis, Pelayanan Jadi Prioritas
Ia menilai budaya merupakan identitas yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
“Budaya adalah keistimewaan yang kita miliki dan harus dilestarikan. Jangan sampai kemajuan teknologi justru menggerus nilai-nilai luhur budaya kita,” ujar Rico Waas.
Ia menekankan bahwa perkembangan zaman harus diimbangi dengan penguatan pemahaman budaya, terutama di kalangan anak muda.
Karena itu, Rico berharap Mukernas Pomparan Raja Silahisabungan nantinya dapat menghasilkan program yang mendorong kecintaan generasi muda terhadap budaya.
Ia mencontohkan pentingnya mengenalkan sejarah raja-raja terdahulu dan nilai-nilai budaya seperti sejarah ulos.
Menurutnya, pengenalan sejarah secara aktif akan membantu anak muda memahami akar budaya mereka.
“Anak-anak kita harus tahu sejarah budayanya agar tumbuh rasa memiliki dan kecintaan terhadap warisan leluhur,” katanya.
Ketua Umum DPP Pomparan Raja Silahisabungan, Martua Situngkir, menyampaikan bahwa audiensi ini juga bertujuan mempererat silaturahmi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan