Rapat pengurus MUI Langkat sambut tahun baru di Stabat, Jumat ( 26/12/2025). (ANTARA/Imam Fauzi)
Sumatera Utara - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Langkat mengeluarkan surat imbauan kepada masyarakat. Imbauan tersebut ditandatangani dan diterbitkan di Stabat pada 23 Desember 2025.
Dalam surat bernomor B.271/DP-K.II-03/SR/XII/2025 itu, MUI Langkat mengajak masyarakat untuk bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Di saat yang sama, MUI juga mengingatkan pentingnya empati terhadap sesama.
MUI Langkat mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan dan membantu saudara-saudara yang terdampak banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah, termasuk di Sumatera Utara.
Imbauan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Langkat, H. Zulkifli Ahmad Dian, bersama Sekretaris Umum Dr. H. Farhan Indra.
Baca juga: Dukungan Kemanusiaan Kodam I/BB, Air Bersih Mengalir di Lokasi Pengungsian
Dalam keterangannya, MUI menekankan pentingnya memperkuat solidaritas sosial di tengah duka akibat bencana alam yang masih dirasakan oleh banyak masyarakat.
Sehubungan dengan perayaan Natal, MUI merujuk pada Fatwa MUI Tahun 1981 yang menegaskan bahwa umat Islam tidak diperbolehkan mengikuti upacara Natal bersama. Imbauan ini disampaikan sebagai bentuk kehati-hatian.
Selain itu, MUI juga mengingatkan Fatwa Nomor 56 Tahun 2016 yang menyatakan bahwa penggunaan atribut keagamaan non-Muslim oleh umat Islam hukumnya haram.
MUI meminta perusahaan, pusat perbelanjaan, dan tempat umum untuk menghormati keyakinan umat Islam dan tidak memaksakan penggunaan atribut Natal kepada pegawai Muslim.
Baca juga: KAI Percantik Stasiun Perbaungan untuk Tingkatkan Kenyamanan Pelanggan
Kepada pemerintah dan aparat keamanan, MUI Langkat meminta jaminan perlindungan terhadap kebebasan umat Islam dalam menjalankan ajaran agamanya sesuai dengan ketentuan UUD 1945.
Menjelang pergantian tahun, umat Islam juga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum, seperti menyalakan petasan dan kembang api.
MUI menilai pergantian tahun sebaiknya dimaknai sebagai momentum introspeksi diri melalui kegiatan keagamaan, doa, dan dzikir bersama.
Menutup imbauannya, MUI Kabupaten Langkat mengajak seluruh masyarakat untuk terus berdoa agar daerah Langkat senantiasa aman, damai, dan terhindar dari berbagai bencana alam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA