Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 10:31 WIB

4 Vihara Umat Buddha di Sumatera Utara yang Paling Ramai Saat Imlek

Author

potret Vihara Avalokitesvara di Pematang Siantar, Sumatera Utara yang terkenal dengan patung Dewi Kwan Im yang merupakan tertinggi di Asia Tenggara. (wihara.org)

Imlek di Sumatera Utara selalu punya cerita seru. Lampion merah menggantung di mana-mana, aroma dupa tercium di sudut-sudut kota, dan suara tabuhan genderang barongsai terdengar ramai. Bagi umat Buddha dan masyarakat Tionghoa, Imlek bukan cuma soal angpao dan makan besar bersama keluarga, tetapi juga menjadi momen untuk datang ke vihara atau kelenteng untuk berdoa, bersyukur, dan berharap tahun baru membawa rezeki dan kesehatan.

Di Sumatera Utara, terdapat beberapa tempat ibadah umat Buddha yang selalu ramai dikunjungi saat Imlek. Bukan hanya oleh umat untuk bersembahyang, Vihara ini juga ramai dikunjungi oleh wisatawan dan warga sekitar yang ingin merasakan suasana perayaan Imlek secara langsung. Nah, berikut beberapa di antaranya.

1. Vihara Gunung Timur, Medan

Foto Vihara Gunung Timur yang sekaligus merupakan Vihara Terbesar di Medan, Sumatera Utara. (indonesia.travel) 

Kalau bicara Imlek di Medan, nama Vihara Gunung Timur hampir pasti masuk daftar teratas. Terletak di Jalan Hang Tuah, kawasan Medan Polonia, vihara ini dikenal sebagai salah satu kelenteng Tionghoa terbesar di Kota Medan dan bahkan di Pulau Sumatra. Arsitekturnya khas Tiongkok, dengan atap melengkung, ukiran naga, dan dominasi warna merah dan emas yang mencolok.

Menjelang Imlek, pengurus vihara mulai sibuk jauh-jauh hari. Area altar dibersihkan, patung-patung dewa dan dewi diseka, lilin-lilin besar disiapkan, dan lampion merah dipasang hampir di setiap sudut. Semua ini bukan sekadar dekorasi, tapi simbol membersihkan diri dan menyambut keberuntungan di tahun yang baru.

Puncaknya, malam tahun baru Imlek dan hari H, ratusan hingga ribuan umat datang silih berganti untuk sembahyang, membakar hio, dan memanjatkan doa untuk keselamatan, rezeki, dan keharmonisan keluarga. Suasana makin meriah dengan pertunjukan barongsai dan berbagai ritual tradisi Tionghoa. Vihara Gunung Timur juga sering jadi latar favorit fotografer dan konten kreator yang ingin mengabadikan nuansa Imlek di Medan.

2. Maha Vihara Maitreya, Cemara Asri

Bergeser sedikit ke kawasan Kompleks Cemara Asri di perbatasan Medan–Deli Serdang, ada Maha Vihara Maitreya yang juga selalu ramai saat Imlek. Berdiri di atas lahan sekitar 4,5 hektar, vihara ini terkenal megah dengan bangunan besar, interior luas, dan patung-patung Buddha berbalut warna emas di ruang utamanya.

Setiap menjelang Imlek, Maha Vihara Maitreya berubah jadi lautan lampion. Ribuan lampion warna-warni dipasang di area depan dan dalam vihara, lengkap dengan dekorasi bertema shio tahun tersebut. Pernah ada dekorasi ular raksasa merah-emas di pintu masuk untuk menyambut Tahun Ular Kayu, misalnya, yang langsung jadi spot foto favorit pengunjung.

Baca juga: 5 Destinasi Wisata Ikonik di Medan yang Wajib Kamu Jelajahi, Langsung Coba

Yang menarik, di sini tidak hanya ada ibadah, tapi juga nuansa kebersamaan yang kental. Maha Vihara Maitreya rutin mengadakan Perayaan Imlek Bersama dan Malam Kesenian Cap Go Meh, yang menjadi event besar dan sangat ditunggu masyarakat Medan. Ribuan umat datang untuk bersembahyang dan mendoakan Indonesia yang harmonis dan damai, sementara warga lain bisa menikmati bazar, kuliner, dan hiburan tradisional. Meski tetap tempat ibadah, vihara ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya masuk, selama pengunjung menjaga ketenangan dan sopan santun.

3. Vihara Avalokitesvara, Pematang Siantar

potret bangunan Vihara Avalokitesvaradi Pematang Siantar, Sumatera Utara. (wihara.org)

Pematang Siantar juga punya vihara yang sangat terkenal dan ramai saat Imlek, yaitu Vihara Avalokitesvara. Vihara ini ikonik karena memiliki patung Dewi Kwan Im yang menjulang tinggi dan menjadi salah satu daya tarik utama kota tersebut. Dilansir lamar wihara.org, patung ini merupakan patung tertinggi di Asia Tenggara.

Jauh sebelum hari H Imlek, yakni sekitar H-7, umat Buddha di Kota Pematang Siantar sudah mulai datang untuk melaksanakan berbagai ritual: pembersihan patung, pemberangkatan dewa, hingga kegiatan sosial bagi masyarakat Tionghoa. Malam menjelang Imlek, suasana vihara semakin padat dengan umat yang melakukan sembahyang leluhur, menyalakan lilin, dan berdoa bersama keluarga.

Baca juga: 4 Wisata Religi di Sumatera Utara yang Wajib Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

Pada hari Imlek, mayoritas umat Buddha di Siantar memilih merayakan tahun baru di sini. Selain untuk beribadah, banyak juga yang datang untuk melihat langsung keanggunan patung Kwan Im dan memotret suasana Imlek yang khas: dupa mengepul, lentera merah, dan pakaian merah yang dikenakan pengunjung.

4. Vihara Setia Budha, Binjai

Foto Vihara Setia Budha di Binjai, Sumatera Utara. (dinaspariwisata.binjaikota)
Di Kota Binjai, salah satu pusat keramaian saat Imlek adalah Vihara Setia Budha. Vihara ini termasuk salah satu vihara tertua di kota tersebut dan telah berusia lebih dari seabad. Statusnya sebagai bangunan bersejarah membuatnya tidak hanya penting secara religius, tapi juga secara budaya.

Menjelang Imlek, pengurus vihara menggelar gerakan kebersihan dan mempersiapkan dekorasi, lilin, hio, dan berbagai perlengkapan sembahyang. Pada malam puncak, vihara biasanya dipadati ribuan warga yang datang untuk sembahyang dan menyaksikan atraksi barongsai. Di dalam kompleks, terdapat pula tempat penitipan abu jenazah, sehingga banyak keluarga yang datang khusus untuk mendoakan leluhur mereka.

Dekorasi Imlek di sini juga cukup meriah. Salah satu contoh, tahun 2026 vihara ini menyiapkan hiasan besar berupa pigura “kuda api” sebagai penanda shio tahun tersebut. Nuansanya terasa lebih tradisional dan intim, cocok bagi yang ingin merasakan suasana Imlek di kota yang tidak terlalu besar, namun tetap hidup dan hangat.

Di balik keramaian dari tempat ibadah di atas, ada suasana khidmat dan hangat di vihara-vihara tersebut yang menjadi tempat umat Buddha memulai tahun baru dengan doa dan harapan baik. Mulai dari kemegahan Vihara Gunung Timur dan Maha Vihara Maitreya di Medan, keanggunan Vihara Avalokitesvara di Pematang Siantar, hingga nuansa historis Vihara Setia Budha di Binjai, semuat tempat ini menunjukkan meriahnya perayaan Imlek di Sumatera Utara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Riset Penulis

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU