Sumatera Utara - Program Sapa Warga kembali menjadi sarana bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Kegiatan tersebut berlangsung di Jalan Karya II, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat.
Dalam suasana yang penuh dialog, warga menyampaikan sejumlah persoalan mulai dari trauma akibat banjir, lampu penerangan jalan yang mati, hingga ancaman longsor di kawasan permukiman.
Salah satu warga bernama Arifin mengungkapkan pengalaman saat banjir besar melanda Kota Medan. Ia mengaku merasakan trauma karena genangan air saat itu mencapai setinggi dada orang dewasa.
Mendengar keluhan tersebut, Rico Waas menjelaskan bahwa banjir yang terjadi pada akhir tahun lalu dipengaruhi oleh cuaca ekstrem yang berdampak pada 19 kecamatan di Kota Medan.
Baca juga: Pemprov Sumut Jadikan MTQ Sarana Membentuk ASN yang Beriman dan Profesional
Menurutnya, kondisi tersebut juga berkaitan dengan alih fungsi lahan dan belum optimalnya normalisasi Sungai Deli, Sungai Belawan, serta Sungai Percut.
Rico Waas menegaskan bahwa meski pengelolaan sungai berada di bawah kewenangan Balai Wilayah Sungai Sumatra II, Pemerintah Kota Medan tetap berupaya mendorong percepatan normalisasi melalui koordinasi dengan pemerintah pusat.
Selain itu, Pemko Medan terus fokus menjalankan berbagai program yang menjadi kewenangannya, termasuk pembenahan drainase dan pembangunan kolam retensi.
Ia juga menyoroti persoalan sampah yang masih menjadi kendala dalam sistem drainase kota. Petugas sering menemukan berbagai benda yang menyumbat saluran air, mulai dari sampah plastik hingga barang berukuran besar.
Karena itu, Rico mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan agar upaya pembangunan infrastruktur dapat berjalan maksimal.
Keluhan lain datang dari warga bernama Ebet yang menyampaikan persoalan lampu penerangan jalan umum yang mati akibat kabel putus. Ia mengaku laporan yang disampaikan sebelumnya belum membuahkan hasil.
Baca juga: Turnamen IPSI Kota Medan Dibuka, Rico Waas Serukan Pelestarian Budaya Bangsa
Merespons hal tersebut, Rico Waas langsung menginstruksikan Dinas Perhubungan untuk segera turun ke lapangan dan memperbaiki seluruh LPJU yang mengalami kerusakan.
Selain lampu jalan, warga juga mengajukan permintaan terkait fasilitas olahraga. Rico menyampaikan bahwa pemerintah akan mencari solusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam dialog tersebut, Kolonel Purnawirawan Hermansyah juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap ancaman longsor akibat erosi sungai yang terus menggerus daratan di sekitar rumahnya.
Ia juga mengeluhkan kondisi jalan yang rusak serta kabel listrik yang menjuntai rendah dan dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.
Menanggapi hal itu, Rico Waas langsung meminta Dinas SDABMBK melakukan pengecekan dan penanganan di lokasi. Sementara untuk jalan yang menjadi kewenangan Balai Wilayah Sungai, Pemko Medan akan menyampaikan surat resmi agar segera dilakukan perbaikan.
Melalui program Sapa Warga, Rico Waas menunjukkan komitmennya untuk hadir langsung mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus memberikan respons cepat terhadap berbagai persoalan yang disampaikan warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan