Jumat, 12 JUNI 2026 • 23:00 WIB

Timnas U-19 Kalah Tipis dari Australia, Progres Pemain Tetap Jadi Catatan Positif

Author

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Sumut, Deliserdang, Kamis malam (11/6/2026), disaksikan langsung Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Bobby Nasution, serta ribuan suporter yang memadati stadion. (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - imnas U-19 Indonesia gagal melangkah ke final Piala AFF U-19 2026 setelah kalah tipis dari Australia pada laga semifinal di Stadion Utama Sumatera Utara, Deliserdang, Kamis malam (11/6/2026). Garuda Muda tampil kompetitif sepanjang pertandingan, namun kebobolan satu gol pada akhir babak kedua yang memastikan kemenangan Australia.

Pertandingan tersebut disaksikan langsung Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, serta lebih dari 22.000 suporter yang memadati stadion. Atmosfer dukungan publik tetap kuat hingga laga berakhir, meski Indonesia tidak berhasil mengamankan tiket ke partai final.

Erick Thohir menilai kualitas pemain Indonesia sebenarnya tidak kalah dari lawan. Namun, ia menyoroti kebutuhan menambah jam terbang dan pengalaman bertanding di level internasional agar para pemain lebih matang menghadapi situasi pertandingan besar.

“Kalau kualitas sebenarnya saya yakin pemain kita enggak kalah, cuma mungkin kembali ke jam terbang yang perlu ditambah, tetapi ini bagus untuk persiapan mereka ke AFC,” kata Erick usai pertandingan.

Baca juga: Kemenhub dan Pemprov Sumut Bahas Kesiapan Operasional BRT Mebidang

Pelatih Timnas U-19 Nova Arianto juga melihat kekalahan ini sebagai pelajaran penting bagi skuad Garuda Muda. Menurutnya, pertandingan melawan Australia menunjukkan betapa pentingnya menjaga fokus selama 90 menit.

Nova menyebut progres pemain terus terlihat sepanjang turnamen yang digelar di Sumatera Utara. Ia menilai pengalaman menghadapi lawan dengan intensitas tinggi akan menjadi modal berharga bagi perkembangan tim.

“Pertandingan yang luar biasa dan progres pemain terus meningkat. Di level ini saya katakan kepada anak-anak jangan kehilangan fokus sedikit saja, tetapi ini pelajaran yang baik bagi pemain,” ujar Nova.

Setelah gagal ke final, Indonesia masih memiliki satu pertandingan tersisa, yakni perebutan posisi ketiga melawan Kamboja. Tim Kamboja sebelumnya kalah 0-3 dari Thailand pada semifinal lainnya.

Baca juga: Pemprov Sumut Pacu Pembangunan, PHTC Dapat Kucuran Dana Rp1,1 Triliun

Pertandingan perebutan tempat ketiga dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara pada Sabtu (13/6/2026). Laga tersebut menjadi kesempatan terakhir Garuda Muda menutup turnamen dengan hasil positif.

Dukungan suporter tetap menjadi sorotan utama sepanjang penyelenggaraan turnamen. Kehadiran puluhan ribu penonton di stadion menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola usia muda dan Timnas Indonesia.

Bagi tim pelatih dan federasi, semifinal melawan Australia menjadi evaluasi penting untuk mempersiapkan skuad menghadapi kompetisi berikutnya. Fokus selanjutnya diarahkan pada peningkatan pengalaman bertanding, konsistensi permainan, dan ketahanan mental di laga-laga krusial.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU