Rabu, 27 MEI 2026 • 08:00 WIB

AI Dinilai Bisa Tingkatkan Kinerja ASN, Tapi Tetap Harus Diawasi

Author

Sulaiman Harahap saat membuka Webinar Sesi VIII Tahun 2026 bertema “Smart ASN: Kerja Cerdas dengan AI” yang diselenggarakan BPSDM Provinsi Sumut secara virtual melalui Zoom, Medan, Selasa (26/5/2026). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) di lingkungan pemerintahan terus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Aparatur Sipil Negara diminta mampu memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa meninggalkan nilai profesionalisme dan integritas.

Hal tersebut disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Sulaiman Harahap, saat membuka Webinar Sesi VIII Tahun 2026 bertema “Smart ASN: Kerja Cerdas dengan AI”.

Kegiatan yang digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sumut itu berlangsung secara virtual melalui Zoom dari Ruang Rapat Sekda Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Selasa (26/5/2026).

Dalam sambutannya, Sulaiman mengapresiasi BPSDM Sumut yang terus menghadirkan ruang belajar bagi ASN di tengah perkembangan transformasi digital birokrasi.

Baca juga: Sumut Catat 6.100 Koperasi Merah Putih Sudah Berbadan Hukum

Ia mengatakan perkembangan teknologi digital, khususnya AI, telah mengubah berbagai pola kerja manusia, termasuk di lingkungan pemerintahan.

Menurutnya, AI kini tidak hanya digunakan dalam sektor industri maupun bisnis, tetapi juga mulai menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola birokrasi modern.

Sulaiman menjelaskan teknologi AI dapat membantu ASN meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja di berbagai bidang.

Mulai dari penyusunan dokumen, pengolahan informasi, analisis awal data, penyusunan bahan paparan, hingga mendukung pelayanan publik yang cepat dan responsif.

Meski demikian, ia mengingatkan penggunaan AI juga memiliki tantangan dan risiko yang perlu dipahami seluruh ASN.

Beberapa risiko yang disebutkan antara lain potensi kebocoran data, kesalahan informasi, bias analisis, pelanggaran hak cipta, hingga pengambilan keputusan yang tidak akuntabel.

Karena itu, ASN dituntut memiliki kemampuan literasi digital, berpikir kritis, serta tanggung jawab moral dalam menggunakan teknologi.

Sulaiman menegaskan pemanfaatan AI harus tetap berjalan sesuai nilai dasar ASN BerAKHLAK, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.

Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar tetap menjaga keamanan dan kerahasiaan data pemerintahan saat memanfaatkan teknologi digital.

Baca juga: Pemprov Sumut Jelaskan Proses dan Estimasi Anggaran Pembangunan Tower B RS Haji Medan

Selain itu, validasi informasi dinilai sangat penting agar hasil kerja yang menggunakan AI tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, teknologi tidak boleh menggantikan sepenuhnya peran manusia dalam pengambilan keputusan, terutama dalam pelayanan publik dan administrasi pemerintahan.

Sulaiman berharap webinar tersebut mampu meningkatkan kesiapan ASN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam menghadapi perkembangan teknologi yang terus berubah.

Sementara itu, Kepala BPSDM Sumut Agustinus mengatakan webinar tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman ASN terhadap isu strategis ke-ASN-an dan inovasi birokrasi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU