Selasa, 19 MEI 2026 • 09:54 WIB

Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Tetap Layani Pasien BPJS

Author

pertemuan Gubernur Sumut bersama sejumlah pimpinan OPD pimpinan BUMD dan jajaran direksi Rumah Sakit Haji Medan, di ruang kerja Gubernur Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (18/5/2026). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah yang kini dipersiapkan adalah menghadirkan rumah sakit bertaraf internasional di Kota Medan.

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menaruh perhatian besar terhadap percepatan pembangunan fasilitas kesehatan modern tersebut. Rumah sakit itu nantinya diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat, termasuk peserta BPJS Kesehatan.

Rencana pembangunan rumah sakit tersebut dibahas dalam pertemuan bersama sejumlah pimpinan OPD, jajaran BUMD, dan direksi Rumah Sakit Haji Medan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (18/5/2026).

Dalam pertemuan itu, Bobby Nasution menegaskan pentingnya kesiapan seluruh aspek penunjang rumah sakit. Mulai dari fasilitas kesehatan, alat kesehatan, tenaga medis, hingga kualitas pelayanan menjadi perhatian utama.

Selain fokus pada pelayanan medis, Bobby juga menginginkan rumah sakit tersebut memiliki fasilitas yang nyaman dan modern. Konsep pelayanan yang dihadirkan disebut akan mengusung kenyamanan layaknya hotel berbintang lima.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy menjelaskan pembangunan rumah sakit dilakukan melalui pola Kerja Sama Operasional (KSO) antara pemerintah dan pihak swasta.

Baca juga: Infrastruktur dan Pendidikan Jadi Fokus Pertemuan Bobby dengan Bupati Asahan

Menurut Faisal, skema tersebut dipilih karena dinilai lebih efektif untuk mempercepat operasional rumah sakit sekaligus meminimalkan risiko pengelolaan manajemen dan sumber daya manusia.

Ia mengatakan melalui pola KSO, pemerintah tidak perlu membangun sistem operasional rumah sakit dari awal. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan lebih cepat dan efisien.

Faisal juga menjelaskan proyek tersebut melibatkan sejumlah pihak, di antaranya PT Dirga Surya, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), RS Haji Medan, RS Mitra atau RS An-Nisa, serta PT Bank Sumut.

Dalam pembagian peran operasional, PT Dirga Surya akan menyediakan aset, RS Mitra bertanggung jawab terhadap layanan operasional, sementara RS Haji Medan memastikan mutu layanan dan tata kelola rumah sakit tetap berjalan baik.

Baca juga: HUT Binjai ke-154, Pemprov Sumut Dukung Penguatan Infrastruktur Daerah

“Rumah sakit bertaraf internasional ini untuk pasien BPJS Kesehatan. Tujuannya mewujudkan layanan kesehatan terpadu, bermutu tinggi, berkelanjutan, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan daerah,” ujar Faisal.

Rumah sakit tersebut direncanakan memiliki enam lantai dengan kapasitas 250 tempat tidur. Selain itu, fasilitas modern dan dukungan tenaga kesehatan kompeten juga dipersiapkan untuk menunjang pelayanan.

Lokasi pembangunan rumah sakit berada di pusat Kota Medan dan berdekatan dengan dua rumah sakit bertaraf internasional lainnya yang saat ini belum melayani pasien BPJS Kesehatan.

Turut hadir dalam pertemuan itu sejumlah pejabat Pemprov Sumut, pimpinan Rumah Sakit Haji Medan, serta jajaran direksi perusahaan yang terlibat dalam proyek pembangunan rumah sakit tersebut.



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU