Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 21:00 WIB

Pasar Murah Imlek Jadi Ruang Toleransi dan Kepedulian Sosial di Medan

Author

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat secara resmi membuka Pasar murah yang berlangsung selama lima hari dibuka, di lapangan Barasokai, jalan Rahmadsyah, Kec. Medan Area, Senin (9/2/2026). (Pemko Medan) 

Sumatera Utara - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Pemerintah Kota Medan menghadirkan pasar murah di dua kecamatan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Program ini digelar untuk membantu warga memenuhi kebutuhan pokok jelang hari besar keagamaan.

Pasar murah tersebut dibuka langsung Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Lapangan Barasokai, Kecamatan Medan Area. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari dan dilaksanakan di dua titik strategis.

Melalui program ini, Pemko Medan berharap masyarakat dapat berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi di Kota Medan.

Dalam sambutannya, Rico Waas menyampaikan harapan agar pasar murah ini mampu meringankan beban ekonomi masyarakat. Ia ingin momentum Imlek dapat dirayakan dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga.

Baca juga: Bobby Nasution: Kejurda Funakoshi Tanamkan Disiplin dan Sportivitas

Lebih dari sekadar agenda ekonomi, Rico Waas memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan pesan tentang keberagaman. Ia menegaskan bahwa Medan merupakan simbol nyata keberagaman Indonesia.

Dengan populasi masyarakat Tionghoa yang cukup besar, Kota Medan dinilai mencerminkan toleransi dan kehidupan yang saling menghargai. Rico menyebut semangat saling menyayangi dan melindungi sebagai kekuatan utama kota ini.

Ia juga menegaskan makna jargon “Medan Untuk Semua, Semua Untuk Medan” sebagai komitmen pemerintah dalam menjaga rasa aman bagi seluruh umat beragama. Bagi Rico, kota ini adalah milik bersama.

Rico turut menyinggung fenomena sosial di era digital, di mana teknologi kerap menjauhkan interaksi langsung. Ia mengajak masyarakat menjadikan Imlek sebagai momentum memperkuat kebersamaan secara fisik.

Dalam kesempatan itu, Rico juga meminta para camat untuk mendata warga lanjut usia yang merayakan Imlek seorang diri. Ia berharap lingkungan sekitar dapat memberi perhatian dan kepedulian.

Baca juga: Penataan Perkotaan Serius Digarap, Pariwisata Sumut Didorong Makin Kompetitif

Menutup sambutannya, Rico menyampaikan harapan positif terhadap shio Kuda Api di tahun 2026. Ia berharap semangat kuda yang cepat dan penuh energi dapat membawa Medan melaju lebih pesat dalam pembangunan.

Sementara itu, Plt Kadis Koperasi UKM Perindag Kota Medan Citra Effendi Capah menjelaskan pasar murah ini menyediakan delapan kebutuhan pokok dengan harga subsidi. Program ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemko Medan, Pemko Medan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU