Rabu, 03 SEPTEMBER 2025 • 09:56 WIB

Kompak, Elemen Masyarakat Sumut Dorong Aspirasi Disampaikan dengan Damai

Author

Doa Lintas Agama bersama Gubernur Sumut yang berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (2-9-2025).

Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga suasana kondusif di daerah ini. Ia menilai kondisi aman dan damai di Sumut merupakan hasil kerja sama semua elemen masyarakat.

Ucapan terima kasih itu disampaikan Bobby ketika acara Doa Lintas Agama bersama Gubernur Sumut yang digelar di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Medan, Selasa (2/9/2025). Dalam kesempatan tersebut, Bobby menggarisbawahi pentingnya semangat kebersamaan.

Menurut Bobby, masyarakat Sumut telah menunjukkan sikap dewasa dalam menyampaikan aspirasi. Ia menilai aksi-aksi yang dilakukan oleh mahasiswa, buruh, maupun ojek online berlangsung dengan tertib dan tanpa anarkis.

“Kami sampaikan terima kasih, ini tanda cinta pada Sumut. Tidak ada pengrusakan, semua berjalan damai,” ucap Bobby di hadapan hadirin.

Baca juga: Sekdaprov Sumut Hadiri Rakor Bersama Mendagri, Fokus Bahas Isu Terkini

Bobby juga menyatakan optimisme bahwa kondisi kondusif ini akan terus bertahan. Baginya, Sumut bisa menjadi contoh daerah lain dalam hal penanganan aspirasi masyarakat.

“Secara perbandingan, Sumut lebih baik. Ini hasil kerja keras kita semua,” ujarnya.

Sejumlah elemen masyarakat turut menyampaikan pandangan pada acara tersebut. Perwakilan buruh Willy Agus Utomo mengingatkan bahwa kerusuhan hanya akan menyusahkan rakyat kecil karena berdampak pada harga kebutuhan pokok.

Baca juga: Galeri Wastra ASEPHI Resmi Dibuka, Ajang Kenalkan Kain Nusantara di Medan Mall

“Karena kalau ada kerusuhan yang susah kita rakyat kecil,  nanti sembako mahal dan yang merasakan adalah rakyat kecil,” ujar Willy.

Senada dengan itu, Ketua PWNU Sumut Marahalim Harahap menekankan pentingnya menjaga kekompakan. Ia menilai Sumut merupakan miniatur Indonesia, sehingga stabilitas di daerah ini berpengaruh luas.

“Jika Sumut aman, InsyaAllah Indonesia juga aman,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa Sintong Sinaga meminta agar gerakan mahasiswa tetap fokus pada isu kemanusiaan dan persoalan bangsa, bukan tindakan merusak fasilitas umum.

Acara doa lintas agama tersebut dipimpin oleh enam tokoh agama dari berbagai kepercayaan. Turut hadir Wakil Gubernur Sumut Surya, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU