Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 23 DESEMBER 2025 • 07:41 WIB

Warga Kampung Durian Keluhkan Krisis Air Bersih, Bobby Nasution Janjikan Sumur Bor

Warga Kampung Durian Keluhkan Krisis Air Bersih, Bobby Nasution Janjikan Sumur BorBobby Nasution saat mendengarkan keluhan warga di Kampung Durian, Sabtu (20/12/2025). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Warga Kampung Durian, Desa Huta Godang, Kabupaten Tapanuli Selatan, masih menghadapi kesulitan besar pascabencana longsor dan banjir yang terjadi pada akhir November lalu. Salah satu persoalan paling mendesak yang dirasakan masyarakat adalah keterbatasan akses air bersih.

Sejumlah sumur yang selama ini menjadi sumber air utama warga mengalami kerusakan. Ada yang tertimbun material longsor, ada pula yang tidak lagi dapat digunakan akibat dampak bencana. Kondisi ini membuat warga harus bertahan dengan pasokan air yang terbatas.

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution turun langsung mendengarkan keluhan tersebut saat mengunjungi Kampung Durian pada Sabtu, 20 Desember 2025. Di hadapan warga, Bobby menyampaikan komitmen pemerintah untuk segera memenuhi kebutuhan air bersih.

Langkah awal yang akan dilakukan adalah penyediaan pasokan air bersih sementara. Setelah itu, pemerintah berencana membangun sumur bor agar kebutuhan air warga dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Baca juga: Bobby Nasution Temui Pengungsi hingga Tengah Malam, Pastikan Bantuan Tersalurkan

Bobby menegaskan bahwa persoalan air bersih menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan aktivitas harian masyarakat. Menurutnya, pemulihan pascabencana tidak hanya soal perbaikan fisik, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar warga.

Bencana longsor yang melanda Kampung Durian meninggalkan duka mendalam. Sebanyak 26 warga dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan rumah rusak berat bahkan hilang tertimbun material longsor.

Selain air bersih, pemerintah juga merencanakan relokasi rumah warga terdampak. Bobby menyebutkan bahwa lokasi relokasi akan ditentukan melalui kesepakatan bersama dengan masyarakat agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi warga.

Salah seorang warga, Maya, menyampaikan harapannya agar lokasi relokasi tidak terlalu jauh dari tempat tinggal sebelumnya. Ia mengaku masih bersekolah dan memiliki ikatan emosional yang kuat dengan wilayah tersebut.

Maya kehilangan ayah, ibu, dan adiknya akibat longsor. Meski demikian, ia berharap tetap dapat melanjutkan pendidikan dan kehidupan di lingkungan yang tidak terlalu jauh dari tempat asalnya.

Baca juga: 1.006 Rumah Disiapkan untuk Korban Bencana Sumut, Tahap Awal Ditarget Awal Tahun

Kepala Dusun Kampung Durian, Wawan, turut menyampaikan persoalan lain yang masih dihadapi warga. Selain air bersih, terdapat masalah kelistrikan di salah satu rumah akibat tegangan listrik yang terlalu tinggi.

Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah peralatan elektronik warga mengalami kerusakan. Namun, Wawan menyebutkan bahwa gangguan listrik di rumah-rumah lain umumnya hanya terjadi di awal pascabencana dan kini sudah kembali normal.

Sebelumnya, Bobby Nasution juga meninjau lokasi rencana pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Kebun Hutapesong, PTPN IV. Di kawasan tersebut direncanakan akan dibangun lebih dari 200 unit hunian tetap untuk warga terdampak bencana di Tapanuli Selatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Warga Kampung Durian Keluhkan Krisis Air Bersih, Bobby Nasution Janjikan Sumur Bor

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!