Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan langkah konkret untuk pemulihan korban banjir dan longsor. Sebanyak 1.006 unit rumah akan dibangun bagi warga terdampak di beberapa kabupaten.
Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan rencana tersebut usai meninjau pembangunan Jembatan Aek Garoga dan Desa Garoga di Kabupaten Tapanuli Selatan.
Pembangunan rumah ini akan dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Wilayah sasaran meliputi Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.
Pemerintah membagi kondisi rumah terdampak ke dalam tiga kategori, yakni rusak ringan, rusak berat, dan rumah yang dinyatakan hilang. Kategori terakhir menjadi prioritas utama.
Bobby menjelaskan bahwa rumah yang hilang adalah rumah warga yang sudah tidak bisa dikenali lagi karena berubah menjadi aliran sungai akibat bencana.
Hunian tetap untuk kategori ini akan dibangun terlebih dahulu pada tahap awal. Pemerintah menargetkan pembangunan tahap awal dapat selesai pada awal tahun 2026.
Baca juga: Beras Bantuan Red Crescent UEA Disalurkan via MDMC untuk Warga Medan
Setelah itu, pembangunan akan dilanjutkan untuk rumah-rumah yang masuk kategori rusak berat dan rusak ringan sesuai dengan hasil pendataan.
Gubernur juga menyebutkan bahwa lahan untuk pembangunan rumah akan dicek di setiap kabupaten. Pembangunan akan segera dimulai agar warga yang masih mengungsi dapat segera menempati hunian tetap.
Di Kabupaten Tapanuli Selatan, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan untuk mendukung program ini. Lahan seluas sekitar 5 hektare disiapkan di Desa Hapesong.
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan, mengatakan bahwa sebanyak 227 unit rumah direncanakan dibangun di lokasi tersebut untuk warga terdampak banjir dan longsor.
Baca juga: Kirim Armada ke Aceh Tamiang, Damkarmat Medan Pastikan Layanan Kebakaran Tetap Siaga
Ia berharap pembangunan hunian ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana dan membantu mereka memulai kembali kehidupan.
Sebelumnya, Bobby Nasution juga telah meninjau lokasi lain di Kabupaten Tapanuli Tengah. Salah satu lokasi yang direncanakan menjadi hunian korban banjir berada di lahan Asrama Haji di Kecamatan Pinangsori.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA