Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 04 DESEMBER 2025 • 00:25 WIB

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Sumut Aman, Bantuan Digenjot hingga 15 Ribu Ton

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Sumut Aman, Bantuan Digenjot hingga 15 Ribu TonAndi Amran Sulaiman saat di Kompleks Pergudangan Sarundik, Jalan Sibolga-Padangaidimpuan, Tapteng, Rabu (3/12/2025). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa stok beras di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat berada dalam kondisi aman. Ketiga wilayah tersebut baru saja mengalami bencana banjir dan longsor sehingga membutuhkan pasokan pangan dalam jumlah besar.

Dalam kunjungannya ke Kompleks Pergudangan Sarundik di Tapanuli Tengah, Amran menjelaskan bahwa Sumut memerlukan sekitar 5.000 ton beras untuk mencukupi kebutuhan masyarakat terdampak. Namun, pemerintah memutuskan untuk menambah jumlah tersebut hingga tiga kali lipat.

Sebanyak 15 ribu ton beras disiapkan untuk dikirim ke Sumut. Amran menyebut bahwa dirinya telah menandatangani kesepakatan dengan Gubernur Sumut di lokasi untuk memastikan pengiriman berjalan cepat. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan satu warga pun mengalami kekurangan beras.

Saat ini, 600 ton beras telah tiba di Pelabuhan Sibolga. Setelah itu, tambahan 10 ribu ton beras akan menyusul segera. Amran mengatakan bahwa jika memungkinkan, pengiriman akan dilakukan dalam satu tahap agar kebutuhan masyarakat dapat segera terpenuhi.

Baca juga: Pemko Medan Mantapkan Kesiapan Jalankan Arahan Rakornas Mitigasi Bencana & Nataru 2026

Selain berfokus pada pasokan pangan, pemerintah juga menyiapkan langkah pemulihan untuk sektor pertanian di wilayah terdampak. Sawah-sawah yang rusak akan diperbaiki hingga siap kembali ditanami. Pemerintah turut menyiapkan bibit untuk sekitar 40 hektare area tanam.

Tak hanya padi, lahan jagung seluas 604 hektare yang terdampak juga masuk dalam program perbaikan. Pemerintah akan menyediakan bibit untuk 1.000 hektare lahan agar produksi pangan bisa kembali berjalan normal.

Amran meminta agar administrasi terkait perbaikan lahan dapat diselesaikan dalam waktu satu minggu. Ia menyebut bahwa alat berat telah disiapkan bekerja sama dengan kontraktor lokal, sehingga proses perbaikan dapat langsung dimulai.

Sementara itu, Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa pihaknya terus bekerja membuka akses jalan utama. Hal ini penting agar distribusi bantuan sampai ke daerah yang hingga kini masih terisolasi.

Baca juga: Medan Siaga: Evaluasi Banjir dan Antisipasi Cuaca Ekstrem

Bobby menjelaskan bahwa beberapa jalur masih tertutup lumpur sehingga menjadi prioritas utama dalam pembukaan akses. Ia berharap proses pembersihan dapat dipercepat agar logistik dan bantuan dapat masuk tanpa hambatan.

Komitmen pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kebutuhan pangan. Upaya bersama ini menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tetap tercukupi kebutuhannya.

Dengan suplai beras yang melimpah dan perbaikan lahan pertanian yang segera dilakukan, pemerintah optimistis wilayah Sumut dapat segera pulih dari dampak bencana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mentan Tegaskan Pasokan Beras Sumut Aman, Bantuan Digenjot hingga 15 Ribu Ton

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!