Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 09:45 WIB

Dua Kelurahan di Helvetia Jadi Prioritas Utama Pemulihan Pascabanjir

Dua Kelurahan di Helvetia Jadi Prioritas Utama Pemulihan PascabanjirCamat Medan Helvetia, Junedi LG. (Pemko Medan) 

Sumatera Utara - Penanganan pasca banjir di Kecamatan Medan Helvetia terus dipercepat setelah wilayah tersebut terdampak pada 27–30 November 2025. Camat Medan Helvetia, Junedi LG, menyatakan bahwa hampir semua kawasan kini telah kering. Namun, dua kelurahan yaitu Tanjung Gusta dan Cinta Damai mengalami kerusakan paling parah. Kondisi ini membuat proses pemulihan memerlukan perhatian lebih besar.

Menurut Junedi, persoalan terbesar setelah banjir adalah tumpukan sampah yang sangat banyak. Lima kelurahan masuk kategori darurat sampah, dengan dua kelurahan terparah berada dalam kondisi sangat berat. Sampah yang dihasilkan bukan hanya ringan, tetapi didominasi material besar. Kondisi ini membuat proses pembersihan tidak bisa dilakukan dalam waktu cepat.

Sampah-sampah tersebut mencakup spring bed, lemari, furnitur, hingga peralatan rumah tangga. Berat dan volumenya membuat proses angkut menjadi lebih sulit. Junedi mengatakan bahwa tim tidak dapat memprediksi secara pasti berapa lama pembersihan selesai. Ia memperkirakan proses bisa memakan waktu hingga dua minggu.

Untuk mempercepat penanganan, kecamatan membentuk dua tim besar yang fokus bekerja di Tanjung Gusta dan Cinta Damai. Koordinasi tambahan juga dilakukan dengan Dinas SDABMBK serta Dinas Lingkungan Hidup. Penambahan armada dan tenaga kerja menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Kecamatan memastikan bahwa langkah ini harus dilakukan secara masif.

Baca juga: 12 Ribu Lebih Warga Langkat Mengungsi, Bantuan Darurat Terus Mengalir

Selain itu, bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran juga diminta untuk mendukung pembersihan. Penyemprotan lumpur di rumah warga menjadi salah satu langkah wajib. Tidak hanya itu, penyedotan lumpur di drainase juga dilakukan untuk mencegah sedimen menumpuk. Dengan langkah ini, risiko banjir susulan dapat diminimalkan.

Junedi menjelaskan bahwa dua kelurahan terdampak berada di jalur tiga sungai yang melintasi Helvetia. Sungai Belawan, Sungai Sekambing, dan Sungai Baderah membawa aliran air hingga menyatu saat banjir. Situasi ini memperparah tingkat genangan di wilayah tersebut. Arus deras juga membuat kerusakan semakin luas.

Di Tanjung Gusta, tinggi air mencapai 1,5 hingga 2 meter dengan arus sangat deras. Bahkan, beberapa kendaraan ikut terseret. Sementara itu, di Cinta Damai, meski ketinggian air serupa, arusnya tidak sederas Tanjung Gusta. Kedua wilayah ini tetap mengalami kerusakan signifikan.

Jumlah pengungsi kini tersisa sekitar 25 orang yang berada di UPT Damkar Jalan Gaperta. Pengungsi di Aula Kantor Camat sudah kembali ke rumah masing-masing. Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian besar warga telah bisa kembali beraktivitas. Namun, kebutuhan bantuan tetap masih diperlukan.

Baca juga: Gencar Tangani Bencana, Pemprov Sumut Turunkan Tim Evakuasi ke Lapangan

Pelayanan kesehatan dilakukan secara berkala oleh tenaga medis dari Puskesmas, RS Hermina, dan IDAI. Seluruh pengungsi berada dalam kondisi sehat saat kembali ke rumah. Obat-obatan dan multivitamin diberikan selama berada di pengungsian. Pengawasan kesehatan tetap dilakukan untuk mencegah masalah pasca banjir.

Untuk pencegahan penyakit, kecamatan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan fogging. Selain itu, rencana vaksinasi hewan ternak akan dilakukan bersama Kementerian Pertanian di Medan Sunggal. Vaksinasi juga mencakup hewan peliharaan seperti kucing. Langkah ini diambil untuk mencegah penyebaran penyakit setelah banjir.

Kebutuhan terbesar warga saat ini adalah air bersih. Aliran PDAM Sunggal masih belum normal di dua kelurahan terdampak. Warga kesulitan membersihkan rumah dan pakaian mereka. Kecamatan telah mengoordinasikan kebutuhan air bersih dan meminta warga bersabar menunggu giliran penyemprotan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Dua Kelurahan di Helvetia Jadi Prioritas Utama Pemulihan Pascabanjir

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!