Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 24 NOVEMBER 2025 • 08:55 WIB

SFB 2025 Jadi Magnet Baru bagi Desainer, UMKM, dan Pelaku Kreatif Sumut

SFB 2025 Jadi Magnet Baru bagi Desainer, UMKM, dan Pelaku Kreatif SumutKetua Dekranasda Sumut, Kahiyang Ayu saat menghadiri penutupan SFB 2025 di Museum Negeri Sumut, Jalan HM Joni Nomor 51 Medan, Sabtu (22/11/2025). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Penutupan Sumut Fashion Beauty (SFB) 2025 kembali menegaskan posisi Sumatera Utara sebagai daerah yang kaya talenta kreatif. Ketua Dekranasda Sumut, Kahiyang Ayu, hadir untuk memberikan dukungan langsung terhadap ajang tersebut yang digelar di Museum Negeri Sumut.

Kahiyang menilai SFB 2025 bukan sekadar panggung fesyen, tetapi ruang penting bagi desainer, pelaku UMKM, dan komunitas kreatif untuk tampil lebih percaya diri. Menurutnya, ajang seperti ini mampu mendorong peningkatan kualitas produk lokal.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat membuka akses pasar yang lebih luas, terutama bagi pelaku usaha perempuan. Dengan semakin banyaknya platform kreatif seperti SFB 2025, produk lokal Sumut berpeluang semakin dikenal di tingkat nasional.

Kahiyang mengapresiasi penyelenggara karena mampu menghadirkan acara yang memadukan kreatifitas, kekayaan budaya, dan potensi ekonomi daerah. Ia menyebut bahwa kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memperkuat daya saing pelaku industri kreatif.

Baca juga: Menuju 2026: Sumut Satukan Seluruh Jaringan Internet Pemerintah dalam Satu Sistem Terintegrasi

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Yudha Pratiwi Setiawan, turut menjelaskan bahwa acara ini melibatkan 30 model profesional dan sembilan desainer lokal. Di antaranya terdapat nama-nama seperti Junot Hutabarat, Risma Marpaung, hingga Eko Tjandra.

SFB 2025 tidak hanya menampilkan peragaan busana, tetapi juga menghadirkan rangkaian kegiatan multi-etnik, bazar fashion dan beauty, serta berbagai kompetisi kreatif. Hal ini membuat ajang tersebut menjadi ruang interaksi bagi banyak komunitas.

Menurut Yudha, gelaran tahun ini juga menjadi pintu awal menuju Fashion Week 2026. Para pemenang kompetisi akan dikirim ke Jakarta untuk tampil di panggung skala nasional.

Baca juga: Pelatihan ASN ke Pasar Modal sebagai Langkah Hindarkan Judol

Ia menyebut bahwa pemilihan ikon Indonesia Fashion Week untuk pertama kalinya dilakukan di luar Jakarta, dan Medan menjadi kota pembuka. Ini sekaligus membuktikan kualitas talenta kreatif Sumut.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Dekranasda Sumut dan Pj Ketua DWP Sumut. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya dukungan pemerintah bagi industri kreatif daerah.

Dengan beragam potensi yang ditampilkan, SFB 2025 berperan penting dalam menunjukkan bahwa Sumut memiliki sumber daya kreatif yang mampu bersaing di berbagai level. Ajang ini menjadi bukti nyata bahwa kreativitas daerah semakin berkembang dan siap melangkah lebih jauh.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

SFB 2025 Jadi Magnet Baru bagi Desainer, UMKM, dan Pelaku Kreatif Sumut

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!