Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 24 NOVEMBER 2025 • 08:39 WIB

Kwarda Sumut 2025–2030 Siap Hadang Ancaman Narkoba di Generasi Muda

Kwarda Sumut 2025–2030 Siap Hadang Ancaman Narkoba di Generasi MudaBobby saat melantik pengurus Kwarda Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Sabtu (22/11/2025). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Pelantikan pengurus Kwarda Sumatera Utara periode 2025–2030 menjadi momentum penting bagi Gerakan Pramuka di daerah tersebut. Pada acara yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan kembali posisi Pramuka sebagai kekuatan moral dalam membentengi generasi muda dari ancaman narkoba.

Bobby menekankan bahwa Sumut masih menghadapi persoalan serius terkait penyalahgunaan narkoba. Karena itu, ia menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru agar mampu membangun gerakan yang lebih masif untuk mencegah anak muda terjerumus. Menurutnya, Pramuka memiliki struktur, kegiatan, dan karakter pembinaan yang dapat menjadi benteng efektif.

Dalam kesempatan itu, Bobby juga mengukuhkan sejumlah pengurus baru. Dikky Anugerah Panjaitan dipercaya sebagai Ketua Kwarda Sumut, disusul Bobby Indra Prayoga sebagai Sekretaris, dan Syafrizal Syah sebagai Bendahara. Selain itu, Usman Effendy Sitorus turut dilantik sebagai Ketua Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwartir Sumut.

Baca juga: Bobby Nasution Puji Keteladanan RE Nainggolan di Usia 75 Tahun

Sebagai Ketua Majelis Pembimbing Kwarda Sumut, Bobby mengingatkan bahwa tantangan generasi muda saat ini berbeda dengan masa sebelumnya. Ia menyebut bahwa persiapan menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan perhatian khusus, terutama karena waktu yang tersisa tidaklah panjang.

Ketua Kwartir Nasional, Budi Waseso, juga menyoroti berbagai ancaman yang mengintai masa depan generasi muda. Menurutnya, narkoba hanyalah salah satu dari sekian banyak bahaya yang harus diantisipasi. Ia meyakini Pramuka merupakan instrumen pembentukan karakter yang telah teruji.

Budi Waseso menegaskan bahwa kualitas generasi muda menentukan apakah Indonesia benar-benar mampu meraih visi Indonesia Emas. Tanpa pembinaan karakter yang kuat, generasi tersebut dapat kehilangan arah dan rentan terpengaruh hal negatif.

Ketua Kwarda Sumut yang baru dilantik, Dikky Anugerah Panjaitan, menyampaikan komitmennya untuk bekerja sama dengan Pemprov Sumut dalam pembangunan generasi muda. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan Pramuka sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Sumut yang unggul.

Baca juga: Seni Qasidah Dinilai Efektif, Bobby Nasution Minta Syiar Islam Lebih Masif

Dikky juga memastikan bahwa seluruh jajaran Kwarda akan mendukung program-program pengembangan pemuda yang telah dicanangkan pemerintah provinsi. Ia menilai bahwa Pramuka memiliki kapasitas besar dalam mendukung pembangunan karakter masyarakat.

Acara pelantikan itu turut dihadiri berbagai tokoh penting, mulai dari Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Wakil Gubernur Surya, hingga jajaran Forkopimda. Keberadaan mereka menunjukkan pentingnya gerakan Pramuka dalam pembangunan daerah.

Selain tokoh pemerintahan, sejumlah pimpinan daerah seperti Bupati Deliserdang dan Wali Kota Gunung Sitoli juga hadir. Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi kekuatan Pramuka di Sumut.

Dengan komitmen baru dan dukungan berbagai pihak, Pramuka Sumut diharapkan mampu menjadi benteng utama dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkoba serta menjadi bagian penting menuju Indonesia Emas 2045.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kwarda Sumut 2025–2030 Siap Hadang Ancaman Narkoba di Generasi Muda

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!