Sumatera Utara - Stadion Madya Atletik Sumatera Utara kembali menjadi sorotan positif setelah digunakan sebagai venue Kejuaraan Atletik U18 & U20 Asia Tenggara 2025. Salah satu atlet yang memberikan kesan mendalam adalah Loh Ding Rong Anson, atlet tolak peluru asal Singapura.
Menurut Loh, stadion yang berada di kawasan Sport Centre Sumut ini memiliki area yang luas dan terbuka. Kondisi tersebut membuat sirkulasi udara di arena lebih baik sehingga tidak terlalu panas bagi para atlet. Hal ini dianggap sangat penting terutama bagi cabang tolak peluru.
Loh menjelaskan bahwa suhu yang terlalu panas dapat mengganggu performa atlet tolak peluru. Namun, suasana di stadion tersebut dinilainya sejuk dan nyaman. Ia juga menyebut atmosfer kompetisi terasa bersahabat karena suporter tidak terlalu padat.
Baca juga: Kerja Keras Pemprov Sumut Tekan Inflasi Berbuah Pengakuan Kemendagri
Pada hari kompetisi itu, Loh mencetak prestasi besar. Ia berhasil memecahkan rekor nasional Singapura untuk kategori U18 dengan tolakan 19,09 meter, melampaui rekor sebelumnya 18,63 meter atas nama Wong Kai Yuen. Momen ini menjadi pengalaman emosional baginya.
Loh menyampaikan bahwa pencapaian tersebut ia dedikasikan untuk pelatihnya yang telah meninggal dunia. Ia merasa kerja keras selama ini akhirnya terbayarkan dengan cara yang sangat spesial di stadion tersebut.
Pujian terhadap stadion juga datang dari Manajer Tim Indonesia, Agung Mulyawan. Ia menilai Stadion Madya Atletik Sumut memiliki sejarah panjang, termasuk pernah menjadi tuan rumah PON, dan kini menjadi venue kejuaraan internasional pertama di luar Pulau Jawa.
Baca juga: Dua Keping Emas Tambahan Perkuat Langkah Indonesia di Peringkat Kedua
Menurut Agung, fasilitas yang memadai seperti stadion ini sangat penting dalam mendukung proses regenerasi atlet. Ia berharap fasilitas tersebut dirawat dengan baik dan terus digunakan untuk acara olahraga berlevel tinggi.
Keberadaan stadion yang representatif disebut mampu memberikan pengalaman kompetisi yang lebih optimal bagi atlet muda. Selain itu, lingkungan yang nyaman membuat persiapan atlet lebih maksimal.
Bagi Loh, stadion tersebut kini memiliki nilai sentimental tersendiri. Ia berharap kejuaraan serupa terus digelar di tempat ini agar semakin banyak atlet muda merasakan atmosfer kompetisi yang ideal.
Dengan apresiasi dari berbagai pihak, Stadion Madya Atletik Sumut semakin menunjukkan perannya sebagai fasilitas olahraga penting di kawasan regional dan nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA