Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 09 NOVEMBER 2025 • 22:45 WIB

Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Kepedulian Kolektif untuk Akhiri Tuberkulosis

Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Kepedulian Kolektif untuk Akhiri Tuberkulosis(Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap saat membuka Kampanye Penuntasan TB di Sport Centre Sumut, Deliserdang, Minggu (9/11/2025). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu tantangan serius di dunia, termasuk Indonesia. Berdasarkan laporan WHO tahun 2023, terdapat lebih dari 10 juta kasus TB secara global. Indonesia sendiri menempati posisi kedua dengan beban kasus tertinggi setelah India.

Data Global TB Report 2024 memperkirakan ada sekitar 1,09 juta kasus TB di Indonesia, dengan angka kematian mencapai 125 ribu jiwa setiap tahun. Di Sumatera Utara, kasus ini juga masih menjadi perhatian utama pemerintah daerah.

Menurut Dinas Kesehatan Sumut, sejak Januari hingga Mei 2025 ditemukan lebih dari 18 ribu kasus TB. Namun, berdasarkan estimasi Kementerian Kesehatan, masih ada lebih dari 74 ribu kasus yang belum ditemukan.

Baca juga: Pemprov Sumut Gercep Benahi Infrastruktur Nias Lewat Program INSTANSI

Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, dalam kegiatan Kampanye Penuntasan TB di Sport Centre Sumut, Deliserdang, Minggu (9/11/2025), menekankan pentingnya kepedulian kolektif untuk memberantas penyakit menular ini.

“Kampanye ini harus menjadi gerakan bersama di seluruh kabupaten dan kota. Ini wujud nyata kepedulian kita untuk menemukan dan menuntaskan TB di Sumut,” tegasnya.

Menurut data Sistem Informasi TB (SITB) hingga 22 Oktober 2025, capaian Standar Pelayanan Minimum (SPM) Sumut telah mencapai 70% dari target nasional. Sementara penemuan kasus baru berada di angka 60% dari target 90%.

Sulaiman optimistis target tersebut bisa dicapai jika semua pihak bersatu. Ia mencontohkan keberhasilan Sumut menekan penyebaran Covid-19 berkat kerja sama lintas sektor.

“Pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, hingga dunia usaha harus bergerak bersama. TB bisa disembuhkan, dan obatnya dijamin oleh pemerintah,” jelasnya.

Baca juga: Bobby Nasution Gencarkan Program CERDAS Demi Akses Digital Merata di Sumut

Deputi Kemenko PMK, Lilik Kurniawan, menambahkan bahwa kampanye TOSS (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) harus terus digalakkan. Ia menegaskan eliminasi TB bukan hanya tanggung jawab penderita, tetapi juga seluruh masyarakat.

Dalam kegiatan yang diwarnai senam bersama dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis itu, Pemprov Sumut juga memberikan penghargaan kepada lima desa Siaga TB di Kabupaten Deliserdang.

Upaya ini menjadi bukti nyata komitmen Pemprov Sumut untuk terus memperkuat kolaborasi dalam penanganan TB menuju masyarakat yang lebih sehat dan bebas penyakit.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Kepedulian Kolektif untuk Akhiri Tuberkulosis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!