Bobby Nasution. (Pemprov Sumut)
Sumatera Utara - Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, berkomitmen memastikan hak digital masyarakat dapat terpenuhi secara merata. Melalui program digitalisasi layanan publik yang disebut CERDAS, Pemprov Sumut berupaya menghadirkan internet gratis di ruang publik.
Program CERDAS, yang merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), menitikberatkan pada akses internet yang cepat, responsif, handal, dan solutif. Langkah ini diambil agar seluruh warga Sumut dapat terkoneksi tanpa batas.
Kepala Dinas Kominfo Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, menjelaskan bahwa internet kini menjadi kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, Pemprov berkomitmen menghadirkan jaringan WiFi gratis di alun-alun dan titik strategis lainnya.
Menurut Erwin, penyediaan akses digital bukan sekadar fasilitas, melainkan bentuk pemenuhan hak masyarakat dalam memperoleh informasi. Program ini diharapkan mampu mendorong literasi digital serta produktivitas warga di era teknologi.
Baca juga: Perkuat Nilai Keumatan, Bobby Nasution Dorong MUI Sumut Bantu Atasi Masalah Narkoba
Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap mulai tahun 2026 hingga 2030. Tahap pertama mencakup delapan kota besar, seperti Medan, Binjai, Tebingtinggi, hingga Gunungsitoli.
Pada tahap berikutnya, akses WiFi gratis diperluas ke tujuh kabupaten di tahun 2027 dan enam kabupaten lainnya di tahun 2028. Proyek ini terus berlanjut hingga seluruh wilayah Sumut tercakup pada tahun 2030.
Tahapan selanjutnya juga mencakup daerah-daerah seperti Deliserdang, Simalungun, Labuhanbatu, hingga Humbahas. Program ini memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati fasilitas digital setara, baik di kota maupun pelosok.
“Jika seluruh kabupaten dan kota sudah terkoneksi, maka layanan publik digital akan semakin mudah dijangkau,” ujar Erwin.
Baca juga: Pemprov Sumut Berhasil Jaga Stabilitas Harga, Inflasi Turun di Oktober 2025
Ia menambahkan, dengan adanya internet gratis di ruang publik, masyarakat dapat lebih cepat mengakses informasi dan layanan pemerintahan.
Bobby Nasution berharap, pada 2030 nanti, seluruh masyarakat Sumut dapat merasakan manfaat dari digitalisasi ini.
“Sumut harus terkoneksi tanpa batas, dari kota hingga pelosok. Itulah langkah nyata menuju masyarakat digital yang inklusif,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA