Bobby Nasution saat Ground Breaking Jembatan Idano Noyo di Kabupateran Nias Barat. (Pemprov Sumut)
Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di bawah kepemimpinan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution menunjukkan langkah cepat dalam memperbaiki infrastruktur di Kepulauan Nias. Melalui Program Infrastruktur Strategis Terintegrasi atau INSTANSI, berbagai proyek penting kini tengah dikerjakan dengan progres signifikan.
Beragam pembangunan sedang berjalan, mulai dari perbaikan jembatan hingga peningkatan jalan provinsi di berbagai wilayah Nias. Salah satu yang menonjol adalah proyek Jembatan Idano Noyo yang kini telah mencapai 72 persen penyelesaian.
Selain itu, perbaikan juga dilakukan di sejumlah ruas jalan seperti Gunungsitoli–Afia, Afia–Tuhemberua, Miga–Lolowua, hingga Dola–Duria dan Hilimbuasi–Mandrehe. Tak ketinggalan, pembangunan Box Culvert di Kota Gunungsitoli juga terus dikebut dengan progres 25,1 persen.
Baca juga: Bobby Nasution Gencarkan Program CERDAS Demi Akses Digital Merata di Sumut
Kepala Dinas PUPR Sumut, Hendra Dermawan Siregar, menjelaskan bahwa Jembatan Idano Noyo menjadi proyek vital karena merupakan akses utama menuju wilayah Nias Barat. Kondisi jembatan yang sempat putus pada Maret 2025 lalu sempat menghambat distribusi bahan pokok dan mobilitas warga.
“Pembangunan ini harus segera rampung karena sangat penting untuk konektivitas antarwilayah di Kepulauan Nias,” ujarnya.
Jembatan Idano Noyo dibangun dengan sistem abutment penuh tanpa pilar tengah, memiliki panjang 95 meter dan lebar 9 meter. Proyek ini menelan biaya Rp46,7 miliar dan ditargetkan selesai dalam waktu dekat.
Menurut Hendra, kehadiran jembatan ini akan memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat dan mempercepat arus logistik antarwilayah. Ia optimistis seluruh proyek strategis di bawah INSTANSI berjalan sesuai target.
Program INSTANSI sendiri merupakan inisiatif Pemprov Sumut untuk membangun infrastruktur terencana dan berkelanjutan yang berfokus pada pemerataan pembangunan.
Baca juga: Rumah Sakit di Sumut Dilarang Tolak Pasien, Cukup Tunjukkan KTP
Tidak hanya berorientasi pada pembangunan jalan, program ini juga mencakup sektor lain seperti irigasi dan perumahan layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Pemerintah berkomitmen menjadikan Nias sebagai kawasan yang berkembang pesat dengan infrastruktur modern yang menopang pertumbuhan ekonomi lokal.
Melalui langkah cepat dan terukur ini, Pemprov Sumut berharap masyarakat Kepulauan Nias segera merasakan manfaat nyata dari pembangunan yang tengah dijalankan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA