Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 22 AGUSTUS 2025 • 00:30 WIB

Perkuatan SMK Jadi Strategi Sumut Perluas Lapangan Kerja

Perkuatan SMK Jadi Strategi Sumut Perluas Lapangan KerjaTogap Simangunsong dorong perkuatan SMK untuk perluas lapangan kerja saat di Kantor Dinas Ketenagakerjaan Pemprov Sumut, Jalan Asrama Nomor 143, Medan, Kamis 21 Agustus 2025. (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Togap Simangunsong, menekankan pentingnya memperkuat peran Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Menurutnya, langkah ini menjadi strategi utama dalam meningkatkan daya saing SDM sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja.

Dalam arahannya, Togap menyebut hal pertama yang harus dilakukan adalah pemetaan kebutuhan tenaga kerja. Pemetaan ini akan membantu menyesuaikan keterampilan lulusan SMK dengan kebutuhan industri.

Ia menambahkan, keterampilan siswa perlu diperkuat tidak hanya di ruang kelas. Ekstrakurikuler juga harus diarahkan untuk mendukung kesiapan siswa masuk dunia kerja.

“Anak-anak harus dibekali keterampilan sesuai kebutuhan industri. Kalau perlu, keterampilan tambahan bisa dimasukkan melalui program ekstrakurikuler,” ujarnya di Kantor Disnaker Sumut, Kamis (21/8/2025).

Baca juga: Dorong Diversifikasi Pangan, Sekdaprov Sumut Tekankan Pentingnya Inovasi

Togap juga menyoroti peluang kerja di luar negeri. Menurutnya, Disnaker perlu aktif memetakan kebutuhan tenaga kerja mancanegara. Hal ini akan membuka kesempatan bagi tenaga muda terampil dari Sumut.

“Kita harus melihat detail apa saja kebutuhan industri luar negeri. Dengan begitu, lulusan kita bisa bersaing dan mendapat pekerjaan yang layak di luar negeri,” katanya.

Kepala Disnaker Sumut, Yuliani Siregar, menyampaikan bahwa pihaknya sudah membuat beberapa kesepakatan dengan dunia industri. Salah satunya dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.

Menurut Yuliani, kerja sama dengan KEK Sei Mangkei ditargetkan mampu menyerap 3.000 tenaga kerja di tahun 2025. Sementara pada 2026, jumlahnya diproyeksikan meningkat hingga 10.000 orang.

Selain itu, Disnaker juga tengah memproses kerja sama dengan Kawasan Industri Medan (KIM) dan Inalum. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas penyerapan tenaga kerja lokal.

Baca juga: Pariwisata Sumut Butuh Terobosan! Ini Pesan Tegas Sekdaprov untuk Disbudparekraf

“Tahun 2025 kita sepakat dengan KEK Sei Mangkei untuk lapangan kerja sebanyak 3.000 tenaga kerja dan di tahun 2026 sekitar 10.000," ucap Yuliani. "Kita juga sedang proses MoU dengan KIM dan Inalum, itu yang perlu kita persiapkan.”

Dengan langkah tersebut, Pemprov Sumut optimis lulusan SMK akan lebih siap bersaing, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Strategi ini juga diharapkan bisa menjadi solusi nyata bagi persoalan ketenagakerjaan di Sumut.

Penguatan SMK dipandang sebagai investasi jangka panjang. Dengan SDM yang berkualitas, Sumut diyakini mampu menciptakan iklim kerja yang lebih produktif dan berdaya saing.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Perkuatan SMK Jadi Strategi Sumut Perluas Lapangan Kerja

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!