Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 06 AGUSTUS 2025 • 10:34 WIB

Pariwisata Sumut Butuh Terobosan! Ini Pesan Tegas Sekdaprov untuk Disbudparekraf

Pariwisata Sumut Butuh Terobosan! Ini Pesan Tegas Sekdaprov untuk DisbudparekrafSekdaprov Sumut Togap Simangunsong (kiri) bersama Kepala Disbudparekraf Sumut Yuda Pratiwi Setiawan (kanan) dalam membahas program kegiatan di sektor pariwisata, Selasa (5/8/2025). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Kunjungan kerja Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Togap Simangunsong, ke kantor Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumut kemarin cukup menarik perhatian. Pasalnya, ia datang dengan pesan yang tegas: sudah saatnya meninggalkan cara berpikir yang itu-itu saja.

"Kita harus keluar dari pola pikir normatif," tegas Togap saat berbicara dengan jajaran Disbudparekraf. Menurutnya, kalau mau pariwisata Sumut maju, butuh ide-ide segar dan inovatif, bukan cuma mengandalkan rutinitas birokrasi yang membosankan.

Togap sangat paham betapa strategisnya posisi Disbudparekraf dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Makanya, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. "Jangan kerja sendiri-sendiri. Sinergi itu kunci," katanya.

Yang menarik, Togap juga menyinggung beberapa program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur yang harus didukung habis-habisan. Salah satunya ya Geopark Kaldera Toba ini. Harapannya, kawasan ini bisa jadi lokomotif utama promosi wisata Sumatera Utara ke mancanegara.

Baca juga: Kapolda Sumut Resmi Buka Pendidikan Bintara Polri Tahun 2025–2026

Kunjungan kali ini juga jadi ajang silaturahmi sekaligus evaluasi program yang sudah berjalan. Togap ingin mastikan semua kegiatan sejalan dengan visi pembangunan daerah yang sudah ditetapkan.

Di sisi lain, Kepala Disbudparekraf Sumut Yuda Pratiwi Setiawan tidak mau ketinggalan. Dia pun menjelaskan berbagai proyek yang sedang dikerjakan timnya. Yang paling menonjol tentu saja pengembangan destinasi wisata prioritas Danau Toba.

"Kami juga lagi fokus menata kawasan Geopark Toba Caldera dan beberapa kawasan geopark lain yang tersebar di Sumut," ungkap Yuda. Penataan ini dilakukan dengan konsep pariwisata berkelanjutan dan terintegrasi—biar wisatawan bisa menikmati keindahan alam tanpa merusaknya.

Tapi bukan cuma pariwisata alam yang jadi perhatian. Yuda bilang, sektor budaya dan ekonomi kreatif juga terus dikembangkan. "Kawasan strategis budaya kita banyak, sayang kalau tidak dimanfaatkan optimal," jelasnya.

Baca juga: Gantikan Effendy Pohan, Togap Simangunsong Resmi Pimpin Dewas Tirtanadi

Komitmen terhadap pelestarian cagar budaya juga tidak main-main. Program peningkatan pengelolaan situs bersejarah terus digeber, supaya bisa jadi daya tarik wisata budaya yang menarik.

Soal promosi, era digital seperti sekarang memang tidak bisa diabaikan. Makanya digitalisasi jadi fokus utama Disbudparekraf. Strategi ini dinilai ampuh untuk menjangkau pasar wisatawan global dengan lebih efektif dan tentunya lebih hemat biaya.

Untuk sektor ekonomi kreatif, Disbudparekraf juga giat mengembangkan sentra industri kreatif dan berbagai festival seni budaya daerah. Bahkan kawasan Sport Center Sumut dijadikan salah satu pusat pengembangan sektor ini. Lumayan ambitious juga ya rencana mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pariwisata Sumut Butuh Terobosan! Ini Pesan Tegas Sekdaprov untuk Disbudparekraf

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!