Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 12 AGUSTUS 2025 • 22:02 WIB

Restorative Justice Makin Kuat, Pemprov Sumut dan Kejati Tingkatkan Sinergi

Restorative Justice Makin Kuat, Pemprov Sumut dan Kejati Tingkatkan SinergiBobby Nasution menerima kunjungan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Harli Siregar, di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (12/8/2025). (Pemprov Sumut) 

Sumatera Utara - Gubernur Sumut Bobby Nasution kemarin (12/8/2025) kedatangan tamu di kantornya. Tamu tersebut adalah Kajati Sumut Harli Siregar yang datang khusus untuk membahas program Restorative Justice yang akan jadi upaya menciptakan keadilan yang lebih humanis bagi masyarakat. Program ini merupakan bagian dari visi Pemprov Sumut untuk wujudkan ketertiban dan keamanan.

Salah satu yang mereka bicarakan adalah Program Perlindungan Rakyat melalui Restorative Justice atau disingkat PRESTICE. Program ini dirancang khusus untuk memberikan akses hukum yang adil, terutama buat masyarakat kecil. Bobby mengatakan PRESTICE tujuannya mengurangi ketimpangan dalam sistem peradilan.

Pelaksanaan PRESTICE melibatkan satgas lintas instansi - mulai dari aparat hukum, tokoh masyarakat, sampai advokat. Dukungan juga diberikan lewat klinik hukum gratis serta layanan pengaduan online dan offline. Harapan dibuatnya langkah ini agar bisa mempermudah masyarakat dapat bantuan hukum.

"Kejati Sumut jadi mitra strategis kita dalam menjalankan program ini," kata Bobby. Kolaborasi ini dinilai penting buat memastikan restorative justice tidak cuma menghentikan perkara, tapi juga kasih solusi nyata. Harli Siregar pun menyambut baik sinergi ini.

Baca juga: Kasus Perdagangan Satwa Langka di Sumut, Jaksa Ajukan Tuntutan 6,5 Tahun Penjara

Kajati Sumut mengapresiasi komitmen Pemprov Sumut dalam menerapkan restorative justice. Menurutnya, pendekatan ini ga cuma menyelesaikan konflik hukum, tapi juga kasih pendampingan ke pihak yang bersengketa. Hal ini sejalan sama prinsip keadilan yang berorientasi pada pemulihan.

Selain itu, Harli Siregar juga dukung upaya Pemprov Sumut dalam meningkatkan loyalitas ASN. Dia tekankan pentingnya loyalitas ke masyarakat, keluarga, dan pimpinan sebagai fondasi pelayanan publik. Komitmen ini dinilai bisa perkuat kinerja birokrasi.

Peningkatan PAD juga jadi pembahasan dalam pertemuan kemarin. Kajati Sumut nawarin kerja sama buat meminimalisir kebocoran anggaran. Langkah ini diharapkan bisa mengoptimalkan sumber daya daerah untuk pembangunan.

"Pembangunan Sumut butuh kolaborasi semua pihak," tegas Harli Siregar. Dengan mengurangi kebocoran PAD, diharapkan lebih banyak dana bisa dialokasikan untuk program-program publik. Gubernur Bobby setuju banget sama pentingnya sinergi ini.

Baca juga: Kantor PT Pelindo Belawan Digeledah Kejati Sumut, Ada Kasus Korupsi?

Pertemuan itu juga dihadiri Wagub Surya, Sekdaprov Togap Simangunsong, dan Wakajati Sumut Sofyan S. Kehadiran para pejabat ini tunjukkan keseriusan dalam mewujudkan program restorative justice.

Dengan adanya PRESTICE, Pemprov Sumut berharap bisa ciptakan sistem hukum yang lebih inklusif. Program ini diharapkan jadi solusi bagi masyarakat yang kesulitan akses keadilan. Kolaborasi sama Kejati Sumut jadi langkah strategis buat mewujudkannya.

Restorative justice bukan cuma konsep, tapi upaya nyata buat bangun kepercayaan masyarakat terhadap hukum. Lewat pendekatan ini, Sumut berkomitmen ciptakan lingkungan yang aman dan berkeadilan bagi seluruh warganya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Restorative Justice Makin Kuat, Pemprov Sumut dan Kejati Tingkatkan Sinergi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!