Minggu, 12 JULI 2026 • 10:00 WIB

Rico Waas Serukan Semangat Hijrah untuk Tingkatkan Keharmonisan Keluarga dan Kota Medan

Author

Rico Waas saat menghadiri perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Lapangan Sejati Pratama, Kecamatan Medan Johor, Rabu (8/7/2026). (Pemko Medan) 

Sumatera Utara - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai momentum untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Menurutnya, makna hijrah tidak hanya berkaitan dengan perpindahan, tetapi juga menjadi dorongan untuk memperbaiki diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Ajakan tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Lapangan Sejati Pratama, Kecamatan Medan Johor, Rabu (8/7/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Mu'Arif Gusdriansyah yang merupakan Juara I Qiraat Mujawwad Putra Provinsi Sumatera Utara 2026. Acara kemudian dilanjutkan dengan zikir bersama serta tausiah yang disampaikan Ustad Abdil Muhadir Ritonga.

Perayaan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen, Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar, Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, pimpinan perangkat daerah, para alim ulama, ibu-ibu pengajian, serta organisasi kemasyarakatan Islam.

Dalam sambutannya, Rico Waas mengatakan bahwa semangat hijrah merupakan semangat untuk terus berubah menjadi lebih baik. Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas diri dengan menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi sesama.

Baca juga: Majelis Taklim Diajak Perkuat Peran Sosial, Pemko Medan Siap Beri Pendampingan

Ia menilai perubahan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Justru langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam lingkungan keluarga menjadi fondasi penting untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Karena itu, Rico mengajak masyarakat memperkuat komunikasi di dalam keluarga, baik antara suami dan istri maupun antara orang tua dan anak. Ia juga mengingatkan pentingnya mengurangi kebiasaan yang dapat membuat hubungan antaranggota keluarga menjadi renggang.

Selain menjaga keharmonisan keluarga, masyarakat juga diajak lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Rico mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan tetangga, serta bersama-sama menciptakan keamanan di lingkungan tempat tinggal.

Menurutnya, Kota Medan merupakan milik seluruh masyarakat sehingga setiap warga memiliki tanggung jawab untuk ikut merawat dan menjaga kota tersebut melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga menghubungkan semangat hijrah dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-436 Kota Medan yang diperingati pada bulan Juli. Ia menilai momentum tersebut menjadi pengingat bagi pemerintah untuk terus melakukan pembenahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Rico menegaskan bahwa Pemerintah Kota Medan juga harus terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Pelayanan publik yang belum optimal harus diperbaiki, termasuk pembenahan jalan, drainase, pelayanan pendidikan, serta pelayanan kesehatan agar semakin memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Penataan Belawan Perlu Kolaborasi, Rico Waas Soroti Lahan, Infrastruktur, dan Rob

Ia menambahkan bahwa pergantian tahun dalam kalender Islam seharusnya menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan manfaat kepada orang lain. Semangat tersebut diharapkan dapat diterapkan tidak hanya oleh masyarakat, tetapi juga oleh pemerintah.

Menutup sambutannya, Rico Waas mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus Hari Ulang Tahun ke-436 Kota Medan. Ia berharap Kota Medan semakin berkembang menjadi kota yang maju, masyarakatnya semakin sejahtera, kehidupan sosial tetap harmonis, dan seluruh warga selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ahmad Barli Mulia Nasution menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai momentum syiar Islam, dakwah, sekaligus mendorong semangat perubahan bagi generasi muda dan masyarakat luas. Dalam tausiahnya, Ustad Abdil Muhadir Ritonga juga mengajak masyarakat menjaga keimanan dan akhlak anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang berprestasi serta memanfaatkan harta dan waktu di jalan Allah SWT.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemko Medan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU