Jumat, 10 JULI 2026 • 21:00 WIB

Majelis Taklim Diajak Perkuat Peran Sosial, Pemko Medan Siap Beri Pendampingan

Author

Rico Waas saat menerima audiensi pengurus Majelis Taklim Ikhwanatul Jannah Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (7/7/2026). (Pemko Medan) 

Sumatera Utara - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak majelis taklim di Kota Medan untuk menghadirkan program kerja yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan akan memiliki dampak yang lebih besar apabila menjalankan kegiatan yang berkelanjutan dan menyentuh kebutuhan warga.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi pengurus Majelis Taklim Ikhwanatul Jannah Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Selasa (7/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus membahas berbagai program yang dapat dikolaborasikan dengan Pemerintah Kota Medan.

Dalam kesempatan itu, Rico menilai majelis taklim tidak cukup hanya menyelenggarakan kegiatan seremonial atau acara besar yang berlangsung sesekali. Menurutnya, kegiatan sederhana yang dilakukan secara rutin justru mampu memberikan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.

Ia mencontohkan berbagai bentuk kegiatan yang dapat dijalankan, seperti pelatihan hidroponik, menjahit, maupun keterampilan lainnya. Program-program tersebut dinilai dapat membantu meningkatkan kemampuan masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar.

Baca juga: PRSU 2026 Bukan Sekadar Hiburan, Panitia Tegaskan Dukungan bagi Budaya dan Ekonomi Kreatif

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, Rico memastikan Pemerintah Kota Medan siap memfasilitasi penggunaan aula milik pemerintah di tingkat kelurahan maupun kecamatan. Ia juga meminta Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) membantu proses koordinasi apabila majelis taklim membutuhkan dukungan tempat maupun fasilitas lainnya.

Menurut Rico, selama kegiatan yang dilaksanakan memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak merugikan pihak lain, pemerintah akan memberikan dukungan sesuai kewenangan yang dimiliki. Karena itu, ia mendorong organisasi masyarakat untuk lebih aktif menyusun program yang produktif.

Selain pemberdayaan ekonomi, Rico juga mengajak majelis taklim ikut berperan dalam mendukung program kesehatan masyarakat. Ia menilai para ibu memiliki posisi strategis dalam memberikan edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya imunisasi bagi anak.

Rico juga menyoroti pentingnya pemberian ASI eksklusif kepada bayi. Menurutnya, masih terdapat masyarakat yang belum memahami pentingnya ASI sehingga edukasi yang dilakukan oleh majelis taklim dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai persoalan tersebut.

Lebih lanjut, Rico menyarankan agar setiap majelis taklim memiliki karakter atau fokus program yang menjadi identitas organisasi. Dengan memiliki bidang perhatian yang jelas, keberadaan majelis taklim akan lebih mudah dikenal sekaligus memberikan kontribusi yang lebih terarah.

Ia mencontohkan beberapa fokus kegiatan yang dapat dipilih, seperti pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, penguatan ekonomi keluarga, maupun bidang lainnya yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut akan membuat organisasi memiliki arah kerja yang lebih jelas.

Baca juga: Sulaiman Harahap: Pembinaan LPTQ Bukan Sekadar Mencetak Juara, tetapi Membentuk Karakter

Rico juga mengingatkan pentingnya menyusun rencana kerja setiap kali organisasi memasuki hari jadinya. Ia menilai penyusunan program yang akan dilaksanakan jauh lebih penting dibanding hanya menggelar perayaan tanpa tindak lanjut yang nyata.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, Pemerintah Kota Medan juga menawarkan bantuan bibit ikan lele bagi majelis taklim yang memiliki lahan untuk budidaya. Selain bantuan bibit, pemerintah akan memberikan pendampingan dan penyuluhan agar program tersebut dapat berjalan dengan baik.

Sebelumnya, Ketua Majelis Taklim Ikhwanatul Jannah Kota Medan, Nursafniaty, menyampaikan rencana pelaksanaan milad pertama organisasi sekaligus pengukuhan kepengurusan yang dijadwalkan berlangsung pada bulan ini. Ia berharap Wali Kota Medan dapat menghadiri kegiatan tersebut.

Selain itu, Nursafniaty juga mengharapkan dukungan Pemerintah Kota Medan terhadap sejumlah program yang tengah dipersiapkan organisasi. Program tersebut meliputi pelatihan menjahit dan memayet jilbab bagi perempuan, pengurusan sertifikat halal produk jamaah, pembuatan jilbab untuk ibu tunggal, hingga kegiatan bakti sosial berupa sunat massal, pemeriksaan kesehatan, serta pembagian perlengkapan sekolah bagi anak yatim. Menurutnya, dukungan pemerintah akan membantu berbagai program tersebut memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemko Medan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU