Sumatera Utara - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya data yang akurat dalam mendukung penyusunan kebijakan publik. Menurutnya, keputusan yang diambil pemerintah akan lebih tepat sasaran apabila didasarkan pada data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pernyataan tersebut disampaikan Rico saat menerima audiensi pengurus Ikatan Sarjana Al-Washliyah (Isarah) Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (6/7/2026). Pertemuan itu berlangsung dalam suasana silaturahmi sekaligus menjadi ajang bertukar gagasan mengenai pembangunan Kota Medan.
Dalam kesempatan tersebut, Rico menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Medan telah memiliki Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida). Lembaga tersebut berperan sebagai tempat pengembangan hasil penelitian yang nantinya menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pemerintah daerah.
Ia mengatakan, saat ini Pemko Medan juga sedang menjajaki kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kerja sama itu diarahkan pada pengelolaan data agar informasi yang dimiliki pemerintah dapat dimanfaatkan secara lebih optimal.
Baca juga: Bobby Nasution Percepat Pembangunan SMK Pariwisata di Samosir untuk Dukung Destinasi Danau Toba
Rico berharap pengelolaan data ke depan dapat memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Dengan cara tersebut, data yang tersedia dapat diolah untuk memetakan berbagai potensi yang dimiliki setiap kecamatan di Kota Medan.
Menurutnya, pemetaan berbasis data akan memberikan manfaat yang besar dalam proses pengambilan keputusan. Pemerintah dapat lebih mudah menentukan langkah yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Ia mencontohkan pemanfaatan data tersebut dalam bidang investasi. Dengan informasi yang lebih akurat, pemerintah dapat mengarahkan investasi ke lokasi yang dinilai memiliki potensi sehingga peluang pengembangannya menjadi lebih optimal.
Rico menilai langkah tersebut akan membantu agar investasi yang masuk ke Kota Medan tidak berjalan tanpa arah. Sebaliknya, setiap investasi dapat ditempatkan sesuai dengan potensi yang dimiliki masing-masing kawasan.
Selain membahas pengelolaan data, Rico juga memberikan apresiasi kepada keluarga besar Al-Washliyah atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menilai berbagai masukan yang diberikan selama ini menjadi bagian penting dalam proses pembangunan Kota Medan.
Secara khusus, Rico mengapresiasi peran Isarah yang dinilainya konsisten menghadirkan pemikiran kritis dan solusi. Menurutnya, gagasan yang lahir dari kalangan akademisi dan cendekiawan sangat dibutuhkan untuk memperkuat kebijakan pemerintah daerah.
Ia juga menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Medan untuk terus membangun sinergi dengan Isarah. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghadirkan berbagai solusi yang bermanfaat bagi pembangunan kota.
Sementara itu, Ketua Isarah Kota Medan, Zuhri Arif, menjelaskan bahwa audiensi dilakukan sebagai ajang silaturahmi sekaligus memperkenalkan jajaran pengurus baru hasil musyawarah. Ia menyebut Isarah merupakan wadah yang menghimpun para sarjana dan cendekiawan Al-Washliyah.
Baca juga: Perlengkapan Sekolah dan Bahan Pokok Disalurkan DWP Sumut ke Panti Asuhan Alwashliyah
Menurut Zuhri, organisasi yang dipimpinnya memiliki komitmen untuk membantu pemerintah melalui berbagai pemikiran dan solusi yang bersifat taktis. Karena itu, Isarah ingin membangun sinergi yang lebih erat dengan Pemerintah Kota Medan dalam mendukung pelaksanaan pembangunan.
Di akhir pertemuan, Zuhri turut menyampaikan undangan resmi kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas untuk menghadiri pelantikan pengurus baru Isarah Kota Medan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 September mendatang dan menjadi bagian dari agenda organisasi setelah terbentuknya kepengurusan hasil musyawarah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemko Medan