Senin, 25 MEI 2026 • 08:00 WIB

Sumut Catat 6.100 Koperasi Merah Putih Sudah Berbadan Hukum

Author

Bobby Nasution saat ikuti peresmian nasional operasionalisasi 1.061 Kopdes/Kelurahan Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto secara virtual dari KMP Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (16/5/2026). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mempercepat pelaksanaan program pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai daerah. Program tersebut kini menunjukkan perkembangan signifikan dengan ribuan koperasi yang telah terbentuk.

Plt Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Sumut Ady Putra Parlaungan mengatakan hingga saat ini sudah terbentuk sebanyak 6.100 badan hukum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Sumatera Utara.

Koperasi tersebut tersebar di 33 kabupaten dan kota yang ada di provinsi ini sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa dan kelurahan.

Baca juga: PT KAI Dukung Penertiban Kawasan Rel dalam Pembenahan Belawan

Dari sisi sistem administrasi dan akuntabilitas, sebagian besar koperasi yang telah terbentuk juga sudah terhubung dengan sistem digital SIMKOPDES.

Ady menjelaskan sekitar 98 persen koperasi telah terintegrasi ke dalam Sistem Informasi Koperasi Desa untuk mendukung pengelolaan yang lebih tertata dan transparan.

Selain pembentukan badan hukum, pembangunan infrastruktur fisik koperasi juga terus dipercepat di berbagai daerah.

Saat ini terdapat 1.685 titik lahan yang sedang dalam proses pembangunan fisik dan pengembangan gerai koperasi.

Sementara itu, sebanyak 353 gerai koperasi telah selesai dibangun dan siap melayani masyarakat di daerah masing-masing.

Menurut Ady, koperasi yang sudah berjalan tidak hanya difungsikan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Beberapa koperasi bahkan telah memiliki gerai sembako, apotek, hingga klinik desa yang memberikan layanan langsung kepada warga.

Ia menyebutkan sejumlah daerah menunjukkan perkembangan pembangunan yang cukup cepat, salah satunya Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang progresnya telah mencapai lebih dari 64 persen dari target.

Pemerintah Provinsi Sumut juga menargetkan agar koperasi yang telah dibangun segera beroperasi dan mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat.

Baca juga: Pemprov Sumut Siap Dukung Program FWP dan Penguatan Profesionalisme Wartawan

Selain pembangunan fisik, penguatan sumber daya manusia pengurus koperasi juga menjadi perhatian utama pemerintah.

Menurut Ady, sebagian besar pengurus masih membutuhkan pelatihan teknis, pendampingan kelembagaan, dan penguatan kemitraan agar koperasi dapat berjalan profesional.

Pembinaan secara intensif akan terus dilakukan, termasuk dalam pengelolaan modal kolektif yang berasal dari simpanan anggota koperasi.

Pemprov Sumut optimistis dengan kolaborasi yang kuat, koperasi Merah Putih dapat berkembang menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat layanan usaha dan simpan pinjam di tingkat desa maupun kelurahan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU