Jumat, 08 MEI 2026 • 21:31 WIB

BPSDM Sumut Hadirkan Platform Pembelajaran ASN yang Fleksibel dan Modern

Author

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumut Agustinus pada temu pers yang digelar Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (8/5/2026). (Pemprov Sumut)

Sumatera Utara - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendorong peningkatan kualitas aparatur sipil negara melalui transformasi sistem pembelajaran digital. Salah satu langkah yang dilakukan ialah menghadirkan Learning Hub Sumut Berkah.

Program tersebut diterapkan untuk mempermudah ASN dalam meningkatkan kompetensi secara mandiri tanpa harus hadir langsung ke lokasi pelatihan.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sumut Agustinus mengatakan sistem digital ini membuat proses belajar menjadi lebih fleksibel dan dapat diakses dari mana saja.

Hal itu disampaikannya saat temu pers yang digelar Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (8/5/2026).

Baca juga: Rico Waas Membaur Bersama Warga Saat CFD di Lapangan Merdeka Medan

Menurut Agustinus, kehadiran Learning Hub Sumut Berkah menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem pengembangan kompetensi ASN di lingkungan Pemprov Sumut.

“Kita harapkan dengan ini ASN tidak harus belajar datang atau hadir langsung ke BPSDM, tapi bisa melakukan pembelajaran secara mandiri,” ujarnya.

Melalui platform tersebut, ASN dapat mengikuti berbagai materi pembelajaran yang telah disiapkan BPSDM Sumut secara terintegrasi.

Seluruh tahapan pembelajaran juga telah dirancang dalam satu sistem digital. Mulai dari registrasi peserta, penyampaian materi, mikro learning, pengerjaan tugas, hingga penerbitan sertifikat dilakukan melalui platform yang sama.

Agustinus menjelaskan sistem tersebut diharapkan dapat mempercepat proses peningkatan kompetensi ASN sekaligus mempermudah akses pembelajaran.

Selain menghadirkan sistem pembelajaran berbasis digital, BPSDM Sumut juga melakukan penjajakan kerja sama dengan negara lain dalam pengembangan kualitas ASN.

Salah satu negara yang menjadi perhatian ialah Singapura. Menurut Agustinus, Singapura saat ini berada di posisi pertama dalam Indeks Performa ASN terbaik di Asia Tenggara.

Sementara Indonesia berada di posisi kedua. Karena itu, Pemprov Sumut ingin mempelajari pola pengembangan kompetensi ASN yang diterapkan negara tersebut.

“Supaya kita bisa belajar bagaimana pembelajaran ASN-nya,” kata Agustinus.

Baca juga: Bobby Nasution Pastikan Fasilitas AFF U-19 2026 di Sumut Disiapkan Maksimal

Tidak hanya itu, BPSDM Sumut saat ini juga sedang menyusun grand design strategi pengembangan kompetensi ASN atau Human Capital Development Plan (HCDP).

Dokumen tersebut nantinya akan menjadi acuan pengembangan kompetensi ASN di Sumut selama lima tahun ke depan.

Agustinus menilai penyusunan strategi jangka panjang penting dilakukan agar program prioritas pemerintah daerah dapat dijalankan secara optimal.

“Kita harus fokuskan pengembangan ASN itu selama lima tahun ke depan apa saja,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa pengembangan kompetensi ASN bukan hanya tugas BPSDM semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh organisasi perangkat daerah.

Dalam hal ini, BPSDM berperan sebagai koordinator yang menyediakan fasilitas dan akses pembelajaran bagi ASN di lingkungan Pemprov Sumut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA UTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU